News Update

Dorong Industri, OJK Gelar iB Vaganza di Mataram

Mataram–Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menggelar pameran produk dan jasa perbankan syariah pada iB Vaganza di Mataram, sebagai bagian untuk terus mengenalkan dan mendekatkan masyarakat dengan produk dan jasa layanan perbankan syariah. iB Vaganza Mataram ini digelar antara 19-21 Mei 2017 di Lombok Epicentrum Mall‎.

Setiap pelaksanaannya, iB Vaganza selalu meraih sukses dengan pelampauan target transaksi number of account dan volume, baik untuk produk simpanan (tabungan, giro, deposito) maupun pembiayaan (KPR, Mikro, dan lain-lain). Acara ini merupakan upaya untuk semakin memperkenalkan dan meningkatkan pemahaman bank syariah kepada masyarakat.

Kepala Departemen Perbankan Syariah OJK Ahmad Soekro Tratmono mengatakan, Kota Mataram dipilih sebagai kota pelaksanaan rangkaian iB Vaganza 2017 yang ketiga. Kota Mataram dipilih karena potensi ekonomi, khususnya di bidang industri, pendidikan, perdagangan dan jasa serta pariwisata.

Selain itu, kota Mataram dikenal sebagai kota yang gencar mempromosikan wisata halal kelas dunia oleh Pemerintah dan Dinas Budaya Pariwisata. Ditambah lagi, Lombok menjadi daerah pertama sekaligus satu-satunya di Indonesia yang memiliki Peraturan Daerah (Perda) mengenai pariwisata halal. Hal ini dirumuskan oleh DPRD NTB untuk menguatkan branding pariwisata halal yang kini melekat pada provinsi Nusa Tenggara Barat.

“Harapannya, branding pariwisata halal juga dapat disertai dengan tingginya pemahaman masyarakat tentang perbankan syariah, mengingat penggunaan perbankan syariah dalam keseharian merupakan salah satu pendukung Halal Lifestyle,” ujarnya di Mataram, Jumat, 19 Mei 2017.

Adapun target selama iB Vaganza Mataram pada number of account (NoA) ialah sebesar 3.000 rekening dengan nominal senilai Rp5 miliar. Expo yang menghadirkan banyak bank syariah ini, dimeriahkan dengan berbagai acara, di antaranya, talkshow edukasi dan sosialisasi produk dan layanan perbankan syariah dengan narasumber dari OJK dan pelaku Industri Jasa perbankan syariah dan berbagai lomba.

Expo ini akan diikuti oleh OJK, Bank NTB Syariah, Bank Danamon Syariah, Bank Panin Dubai Syariah, Bank Mega Syariah, BRI Syariah, BNI Syariah, Bank Mandiri Syariah, Bank Muamalat, Bank Sinarmas Syariah, Maybank Syariah, CIMB Niaga Syariah, OCBC NISP Syariah, BTN Syariah, BPRS Tulen Amanah, BPRS Patuh Beramal, dan BPRS Dinar Ashri.

Acara iB Vaganza Mataram ini juga akan dilakukan pula kegiatan business matching antara industri perbankan syariah dengan 100 orang pengusaha di sektor industri ekonomi kreatif sebagai wujud implementasi dukungan OJK dan Perbankan Syariah di sektor ekonomi kreatif.

Sebagai industri yang relatif baru bertumbuh, Expo ini dirasa perlu terus diselenggarakan. Industri perbankan syariah nasional perlu terus melakukan sosialisasi dan edukasi publik (kampanye) agar produk serta jasa layanan syariah yang semakin beragam dan berdaya saing dapat dikenal dan dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat luas.

Selain itu, juga akan memberikan edukasi langsung kepada masyarakat tentang keunggulan produk dan jasa keuangan syariah yang sudah sama seperti produk konvensional. Disamping itu juga agar dapat berkontribusi secara nyata dan optimal dalam pertumbuhan dan perkembangan perekonomian nasional yang berkesinambungan. (*)

 

 

Editor: Paulus Yoga

Rezkiana Nisaputra

Recent Posts

Adira Finance Tebar Dividen Rp777,37 Miliar, Cek Jadwalnya

Poin Penting Adira Finance membagikan dividen Rp772,37 miliar (Rp630/saham) atau sekitar 50 persen dari laba… Read More

28 mins ago

Injeksi Likuiditas ke Bank Pelat Merah, Bank-bank Non-Himbara Kena Spillover Effect

Poin Penting Pemerintah menyiapkan injeksi likuiditas Rp100 triliun ke bank-bank Himbara untuk menjaga stabilitas sistem… Read More

45 mins ago

Viral Ribuan Motor Listrik untuk Operasional MBG, Purbaya: Tahun Lalu Kita Tolak!

Poin Penting Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyebut usulan pengadaan motor listrik dan komputer untuk… Read More

51 mins ago

Wamenkeu Beberkan Resep Jaga Defisit APBN di Bawah 3 Persen

Poin Penting Defisit APBN 2026 dipastikan tetap dijaga di bawah 3 persen meski harga minyak… Read More

2 hours ago

Kredit Amar Bank Melesat 35 Persen di 2025, Dorong Pertumbuhan Laba

Poin Penting Laba Amar Bank naik 16,1% menjadi Rp249,6 miliar, tertinggi sepanjang sejarah. Kredit tumbuh… Read More

3 hours ago

Pergeseran Gaji PPL ke Bank Himbara, “Membunuh” BPD Secara Sistemik

Oleh Eko B. Supriyanto, Pimpinan Redaksi Infobank INDONESIA sedang berputar hebat. Dalam politik ekonomi perbankan… Read More

4 hours ago