Dorong Ekonomi, Holding Ultra Mikro Bentuk BRIGADE MADANI

Dorong Ekonomi, Holding Ultra Mikro Bentuk BRIGADE MADANI

Dua Fokus ini Jadi Rahasia Moncernya Kinerja BRI
Share on whatsapp
Share on facebook
Share on email
Share on linkedin

Jakarta – Holding Ultra Mikro (UMi) yang terdiri dari PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk, PT Pegadaian dan PT Permodalan Nasional Madani (PNM) membentuk tim sinergi budaya kerja dengan nama BRIGADE MADANI.

Aktivasi program BRIGADE MADANI ini sekalimerupakan bagian dari gerakan sinergi ekosistem ultra mikro yang diluncurkan di BRILiaN Stadium, Jakarta, Jumat (11/3).

Direktur Utama BRI, Sunarso mengungkapkan, keberadaan Holding UMi sejalan dengan visi BRI untuk menjadi The Most Valuable Banking Group in Southeast Asia and Champion of Financial Inclusion. Strategi pertumbuhan BRI Group ke depan adalah, dengan mendorong nasabah eksisting naik kelas secara sistematis, dan memperbesar customer base dengan mencari sumber-sumber pertumbuhan baru.

“Pembentukan Holding Ultra Mikro (UMi) yang terdiri atas BRI, Pegadaian, dan PNM ini telah memastikan sumber pertumbuhan baru tersebut,” ucap Sunarso dalam keterangan resminya.

Sebagai salah satu strategi untuk memastikan keberhasilan Holding UMi dalam mewujudkan penyebaran, pemberdayaan, pertumbuhan dan pemerataan ekonomi di Indonesia, diperlukan culture atau perilaku kolektif yang efektif untuk mencapai target-target yang ditetapkan.

“Hal itulah yang mendasari dibentuknya culture activation berupa program sinergi budaya BRIGADE MADANI,” katanya.

BRIGADE MADANI merupakan akronim dari BRI, Gade (Pegadaian) dan Madani (Permodalan Nasional Madani) ditujukan untuk menginternalisasi Core Values AKHLAK, mengakselerasi pencapaian target bisnis dan strategic initiatives.

Serta memperkuat ketangguhan UMKM dan mengakselerasi inklusi keuangan. Di mana ditargetkan sinergi Ultra Mikro akan mampu melayani 55 juta nasabah baru hingga tahun 2024, sehingga dapat menggerakkan ekonomi kerakyatan.

Sunarso menargetkan, di akhir tahun 2022, Holding UMi dapat melayani 5 juta nasabah baru di segmen Ultra Mikro, mengimplementasikan 100% pencairan cashless di ekosistem PNM dan Pegadaian, terbentuknya 1.000 Co-location Senyum (Sentra Layanan Ultra Mikro) dan 500 ribu referral sukses dari Senyum Mobile, serta Akuisisi 60 ribu ketua/anggota Kelompok Mekaar menjadi Agen BRILink.

“Untuk mencapai hal tersebut kita sudah menyiapkan empat strategi utama yakni mengakslerasi Co-Location SENYUM, memperbaiki bisnis proses di PNM dan Pegadaian, meningkatkan penggunaan aplikasi SENYUM MOBILE serta meningkatkan kapabilitas 75 ribu Mantri BRI, Account Officer PNM dan Penaksir Pegadaian,” jelas Sunarso.

Ia menambahkan, agar KPI dan strategi yang telah ditetapkan dapat dieksekusi dengan baik, diperlukan penetapan perilaku kolektif yang efektif untuk mencapai tujuan melalui program culture yang selaras dengan culture dari Kementerian BUMN yaitu AKHLAK.

“Untuk mendorong internalisasi One Culture AKHLAK, maka diimplementasikan Culture Activation Program dengan tema BRIGADE MADANI,” jelasnya.

Culture Activation BRIGADE MADANI ini pun memiliki enam program sesuai dengan Core Values AKHLAK yang merupakan nilai utama seluruh perusahaan BUMN.

Pertam adalah AMANAH – Serbu, merupakan value untuk memegang teguh kepercayaan yang diberikan dengan mencapai target atau KPI yang telah ditetapkan, untuk implementasi dari core value Amanah ini dibuat program Serbu.

Serbu merupakan upaya untuk mencapai KPI atau target yang telah diamanahkan Holding UMi, diantaranya melayani 5 juta nasabah baru, cashless transaction, 1.000 co-location SenyuM, 500 ribu referral, dan 60.000 Agen BRILink dari kelompok Mekaar pada tahun 2022.

Kedua, KOMPETEN – Latihan Gabungan/Lat-Gab. Kompeten merupakan budaya untuk terus belajar dan mengembangkan kapabilitas, untuk implementasi dari core value ini melalui program Latihan Gabungan/Lat-Gab.

Latihan Gabungan/Lat-Gab ini dilakukan untuk meningkatkan kompetensi & kapabilitas internal melalui program-program kolaborasi pembelajaran bersama dari Corporate University BRI, Pegadaian, dan PNM.

Ketiga, HARMONIS-Layanan Gabungan/Lan-Gab Harmonis, merupakan nilai insan BUMN untuk saling peduli dan menghargai perbedaan, untuk implementasi dari core value ini dilakukan dengan program Layanan Gabungan/Lan-Gab.

Layanan Gabungan/Lan-Gab berupa harmonisasi produk, layanan dan aktivitas pemasaran oleh 3 entitas melalui co-location SenyuM dan penggunaan platform digital Senyum Mobile oleh BRIGADE MADANI.

Keempat, LOYAL – 3 No’s, 1 Korsa, Core value Loyal dimaksudkan agar setiap insan BUMN dapat berdedikasi dan mengutamakan kepentingan Bangsa dan Negara, untuk implementasi dari core value ini dilakukan dengan program 3 No’s, 1 Korsa. 3 No’s, 1 Korsa diterapkan melalui perilaku No Excuses terhadap kesalahan, No Fraud, No Defect dan bekerja loyal menjaga integritas, nama baik, serta bekerja sesuai SOP (Standard Operating Procedure).

Kelima, ADAPTIF, Sesuai Resources Lokal/Serlok. Adaptif merupakan nilai budaya untuk terus berinovasi dan antusias dalam menggerakkan ataupun menghadapi perubahan, untuk implementasi dari core value ini dibentuk program Sesuai Resources Lokal, yang disingkat Serlok.

Sesuai Resources Lokal/Serlok berupa strategi BRIGADE MADANI untuk terus adaptif menyesuaikan dengan karakteristik serta potensi daerah masing-masing dan sumber daya (resources) lokal yang tersedia.

Keenam, KOLABORATIF-Posko Senyum Kolaboratif, merupakan budaya untuk mendorong terbentuknya kerjasama yang sinergis, untuk implementasinya, BRIGADE MADANI menyiapkan Posko Senyum.

Posko Senyum (Sentra Layanan Ultra Mikro) merupakan outlet co-location yang dibangun dan digunakan secara kolaboratif bersama 3 entitas.

“Di mana BRIGADE MADANI menjadikan Posko Senyum sebagai tempat untuk berangkat berjuang dan kembali membawa kemenangan berupa penyebaran nilai-nilai kewirausahaan dan pertumbuhan ekonomi kerakyatan,” imbuh Sunarso.

BRIGADE MADANI sambungnya, mencerminkan Gerakan pekerja tiga entitas Holding UMi (BRI, Pegadaian, PNM) dalam mendorong kinerja yang sustain serta menumbuhkembangkan dan memperkuat perekonomian.

“Kami berharap sinergi antara BRI, Pegadaian dan PNM dapat membawa dampak positif bagi pemulihan perekonomian Indonesia dan utamanya dalam peningkatan kesejahteraan pelaku usaha UMi dan masyarakat UMi pada umumnya. Sejahtera masyarakat UMi adalah sejahtera untuk Indonesia,” pungkas Sunarso. (*)

 

Editor: Rezkiana Nisaputra

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Segera Daftarkan Diri Anda Menjadi Kontributor di

Silahkan isi Form di bawah ini

[ultimatemember form_id=”1287″]