BI; Koordinasi kebijakan dengan pemerintah. (Foto: Erman)
Yogyakarta–Bank Indonesia (BI) menggelar rapat koordinasi dengan Pemerintah Pusat dan Daerah dengan tema “Mempercepat Peningkatan Daya Saing Industri dan Pariwisata untuk Mendukung Pertumbuhan Ekonomi yang Berkelanjutaan” di Yogyakarta Jumat 13 November 2015.
Rapat tersebut dilakukan untuk mencari solusi terkait permasalahan di sektor riil. Direktur Eksekutif Departemen Kebijakan Ekonomi dan Moneter BI Juda Agung mengatakan BI konsern untuk mendorong penemuan solusi di sektor riil dalam upaya meningkatkaan kapasitas ekonomi sehingga terwujud pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan.
“Acaranya koordinasi, masing-masing kementerian akan menyampaikan permasalahan dan alternatif solusi, misal industri bagaimana meningkatkan daya saing, di pariwisata juga seperti itu,” kata Juda di Yogyakarta, Kamis, 12 November malam.
Rakor tersebut rencananya akan dihadiri oleh menteri terkait seperti Menteri Pariwisata, Menteri Perindustrian, Menteri PuPera, Menteri Agraria dan Tata Ruang, Menteri BUMN dan Menteri Perhubungan, serta jajaran Pemerintah Provinsi Daerah Istimewa (DIY) dan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah.
“Kami di dalam konteks ini tujuannya untuk mencari upaya solusi di sektor riil, tentunya ini akan punya implikasi pada reformasi apa yang diperlukan kedepan,” tandasnya. (*) Ria Martati
Bank Muamalat Indonesia mencatat kinerja yang solid untuk layanan cash management system bernama Muamalat Digital… Read More
Poin Penting BTN telah menyalurkan KUR Rp2,72 triliun hingga Maret 2026, didominasi KUR kecil (75%)… Read More
Poin Penting BTN telah menyalurkan 6 juta unit KPR sejak 1976 hingga April 2026 dengan… Read More
Poin Penting ALTO luncurkan ASKARA Connect dan ASKARA Collab untuk mengintegrasikan pemantauan, pengelolaan, dan analisis… Read More
Poin Penting optimistis pertumbuhan KPR tetap positif dalam 3–5 tahun ke depan, dengan target peningkatan… Read More
Poin Penting ALTO Network memproses ~30 juta transaksi per hari hingga Maret 2026, dengan kontribusi… Read More