“Kita targetkan pada tahun ini ditargetkan BritAma Valas mampu menghimpun DPK senilai Rp1,56 triliun dengan jumlah nasabah lebih dari 14.000 nasabah,” ujar Sunarso.
Baca juga: BRI Bagi Dividen Rp10,47 Triliun
Ia menjelaskan, fitur Britama Valas Rencana saat ini masih terbatas pada mata uang USD. Akan tetapi BRI tidak menutup kemungkinan membuat produk ini dengan mata uang Iainya di masa mendatang. Ini dilakukan sebagai wujud upayapenyediaan layanan prima bagi nasabah.
“BritAma Valas Rencana ini sangat cocok bagi nasabah BRI yang memiliki rencana keuangan di masa depan khususnya dalam currency USD, karena selain memberikan suku bunga yang lebih tinggi dibanding produk tabungan valas lain juga memiliki fleksibilitas penetapan jangka waktu, setoran tetap bulanan dan tanggal autodebet yang dapat disesuaikan dengan keinginan dan rencana lnvestasi nasabah,” tutup Sunarso. (*)
Editor: Paulus Yoga
Page: 1 2
Poin Penting Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa akan membuka rekrutmen CPNS untuk 300 lulusan SMA/sederajat… Read More
Poin Penting Rupiah ditutup melemah 70 poin (0,41 persen) ke Rp17.105 per dolar AS, menjadi… Read More
Poin Penting CIMB memperluas layanan wealth untuk menangkap pertumbuhan segmen affluent di ASEAN. Strategi ini… Read More
Poin Penting CNMA membagikan dividen Rp12 per saham, termasuk dividen interim Rp5 per saham. Pembayaran… Read More
Poin Penting IHSG ditutup turun 0,26 persen ke level 6.971,02. Mayoritas sektor melemah, dipimpin sektor… Read More
Poin Penting: Trump mengeklaim AS mampu menghancurkan Iran dalam satu malam dan menyebut kemungkinan beraksi… Read More