“Kita targetkan pada tahun ini ditargetkan BritAma Valas mampu menghimpun DPK senilai Rp1,56 triliun dengan jumlah nasabah lebih dari 14.000 nasabah,” ujar Sunarso.
Baca juga: BRI Bagi Dividen Rp10,47 Triliun
Ia menjelaskan, fitur Britama Valas Rencana saat ini masih terbatas pada mata uang USD. Akan tetapi BRI tidak menutup kemungkinan membuat produk ini dengan mata uang Iainya di masa mendatang. Ini dilakukan sebagai wujud upayapenyediaan layanan prima bagi nasabah.
“BritAma Valas Rencana ini sangat cocok bagi nasabah BRI yang memiliki rencana keuangan di masa depan khususnya dalam currency USD, karena selain memberikan suku bunga yang lebih tinggi dibanding produk tabungan valas lain juga memiliki fleksibilitas penetapan jangka waktu, setoran tetap bulanan dan tanggal autodebet yang dapat disesuaikan dengan keinginan dan rencana lnvestasi nasabah,” tutup Sunarso. (*)
Editor: Paulus Yoga
Page: 1 2
Oleh Awaldi, Pemerhati SDM Bank dan Consulting Director Mercer Indonesia SEJAK akhir tahun kemarin, Otoritas… Read More
Poin Penting Penerimaan pajak hingga 31 Januari 2026 mencapai Rp116,2 triliun, tumbuh 30,8 persen yoy,… Read More
Poin Penting Mochamad Andy Arslan Djunaid resmi mengundurkan diri dari jabatan Komisaris Utama PT Asuransi… Read More
Poin Penting IHSG menguat tipis 0,30 persen ke level 8.146,71 dengan nilai transaksi Rp25,74 triliun… Read More
Poin Penting Perusahaan didorong merombak arsitektur data center agar lebih cepat, simpel, fleksibel, efisien, aman,… Read More
Poin Penting Ekonomi RI 2025 diproyeksi tumbuh 5,07 persen yoy, lebih tinggi dari realisasi 2024… Read More