Selain itu, dengan perkembangan zaman perkembangan financial technology (fintech) yang semakin masif, lanjut dia, BRI juga berupaya menghadirkan perkembangan teknologi yang nantinya akan mendorong bisnis BRI di digital banking.
Kendati begitu, kata dia, dengan masuknya Indra Utoyo sebagai Direktur di BRI tidak akan mengubah fokus utama perseroan untuk menyediakan pendanaan ke sektor UMKM. “BRI dalam visinya bank akan tetap fokus di UMKM. Kemudian selain fokus UMKM tantangannya menghadapi fintech industri,” ucapnya.
Lebih lanjut dia menilai, dengan mendorong bisnis digital banking di BRI maka akan meningkatkan efisiensi diperseroan. Di mana dengan begitu, perseroan tidak akan mengeluarkan biaya terlalu besar untuk mesin-mesin ATM yang tersebar di Indonesia.
“Membuat pricing lebih murah, ini akan lebih efisiensi dan semua butuh segala macam yang berbau digital,” tutupnya. (*)
Page: 1 2
Poin Penting CNMA membagikan dividen Rp12 per saham, termasuk dividen interim Rp5 per saham. Pembayaran… Read More
Poin Penting IHSG ditutup turun 0,26 persen ke level 6.971,02. Mayoritas sektor melemah, dipimpin sektor… Read More
Poin Penting: Trump mengeklaim AS mampu menghancurkan Iran dalam satu malam dan menyebut kemungkinan beraksi… Read More
Poin Penting Wacana pemotongan gaji menteri dan DPR masih dalam pembahasan. Menteri Keuangan Purbaya memperkirakan… Read More
Poin Penting Trisula Textile Industries mencatat laba bersih Rp12,57 miliar pada 2025, naik 9 persen… Read More
Poin Penting Kemenkop dan BPJS Kesehatan teken MoU untuk perluas layanan kesehatan di desa. Kopdes… Read More