Selain itu, dengan perkembangan zaman perkembangan financial technology (fintech) yang semakin masif, lanjut dia, BRI juga berupaya menghadirkan perkembangan teknologi yang nantinya akan mendorong bisnis BRI di digital banking.
Kendati begitu, kata dia, dengan masuknya Indra Utoyo sebagai Direktur di BRI tidak akan mengubah fokus utama perseroan untuk menyediakan pendanaan ke sektor UMKM. “BRI dalam visinya bank akan tetap fokus di UMKM. Kemudian selain fokus UMKM tantangannya menghadapi fintech industri,” ucapnya.
Lebih lanjut dia menilai, dengan mendorong bisnis digital banking di BRI maka akan meningkatkan efisiensi diperseroan. Di mana dengan begitu, perseroan tidak akan mengeluarkan biaya terlalu besar untuk mesin-mesin ATM yang tersebar di Indonesia.
“Membuat pricing lebih murah, ini akan lebih efisiensi dan semua butuh segala macam yang berbau digital,” tutupnya. (*)
Page: 1 2
Poin Penting Bareskrim geledah PT Shinhan Sekuritas Indonesia terkait pengembangan kasus dugaan tindak pidana pasar… Read More
Poin Penting PT Gozco Capital membeli 164 juta saham Bank Neo Commerce senilai Rp59,7 miliar,… Read More
Poin Penting OJK dan BEI resmi mensosialisasikan rencana kenaikan free float dari 7,5 persen menjadi… Read More
Poin Penting BSDE membukukan prapenjualan Rp10,04 triliun pada 2025, tumbuh 3 persen yoy dan melampaui… Read More
Oleh Ignasius Jonan, Bankir Senior, Menteri Perhubungan 2014-2016, dan Menteri ESDM 2016-2019 TAHUN 2026 diawali… Read More
Poin Penting IHSG dibuka flat melemah di level 8.122,01 pada perdagangan Selasa (4/2), dengan nilai… Read More