“Saya berkali-kali bilang, bantuan sosial memang cara yang paling efektif menaikan daya beli, karena itu menyentuh kelompok menengah bawah. Karena, kelompok menengah bawah itu tidak punya tabungan. Jadi, dia pasti belanja. Kalau dia pasti belanja, dia bakal ada permintaan. Kalau ada yang minta, perusahaan akan expand. Kalau perusahaan expand maka akan pinjam uang. maka itu akan jalan,” jelasnya.
Baca juga:
Namun dirinya juga menilai, angka penambahan jumlah penerima PKH masih terlalu kecil, terlebih masih banyak keluarga yang membutuhkan bantuan sosial tersebut.
“PKH ini kan mau dinaikkan dari 6 juta keluarga penerima jadi 10 juta . Tapi 10 juta rumah tangga itu terlalu kecil. Kalau waktu dulu kita kasih cash transfer itu kita kasih 20 juta rumah tangga. Kalau kali 4 aja itu sudah 80 juta orang. Kalau PKH bisa dinaikkan ke 20 juta maka impact-nya akan signifikan. Kalau dari 6 ke 10 itu tidak akan besar,” tukas Chatib. (*)
Editor: Paulus Yoga
Page: 1 2
Poin Penting Bank Mandiri apresiasi perpanjangan dana SAL hingga September 2026 untuk memperkuat likuiditas dan… Read More
Oleh Tim Infobanknews SIDANG kredit macet PT Sri Rejeki Isman Tbk atau Sritex, pekan-pekan ini… Read More
Poin Penting Satgas PKH menyegel area operasional PT Mineral Trobos di Maluku Utara karena dugaan… Read More
Poin Penting PT Bank Amar Indonesia Tbk menyatakan siap memenuhi ketentuan permodalan baru jika OJK… Read More
Poin Penting AXA Mandiri menjaga stabilitas permodalan melalui pengawasan ketat terhadap rasio solvabilitas (Risk Based… Read More
Poin Penting BTN memperluas layanan consumer banking dan beyond mortgage, termasuk kartu kredit, BNPL, dan… Read More