Jakarta–Otoritas Jasa Keuangan (OJK) sedang mendalami kerja sama dengan negara Kanada berkaitan dengan pengelolaan dana pensiun di Indonesia.
“Kita tentu ingin bekerja sama dengan Kanada dengan difasilitasi oleh World Bank guna membuat kerangka sistem dana pensiun di Indonesia,dan sedang kita diskusikan di forum,” ujar Deputi Komisioner Pengawas IKNB I OJK, Edy Setiadi pada seminar internasional Dana Pensiun “25 Years Of Pension Savings – Way Forward For Next Quarter Century” di Jakarta, Selasa, 25 April 2017.
Baca juga: Gelar Seminar, OJK Dorong Dana Pensiun
Selain menjalin kerja sama dengan OJK dalam pengembangan dana pensiun, pihak Kanada juga tertarik menggandeng Kementerian Keuangan (Kemenkeu). Ini dilakukan dalam upaya dana pensiun dari Kanada bisa masuk membiayai proyek-proyek infrastruktur yang sedang digalakkan Presiden Jokowi.
“Ke depannya kerja sama ini tidak hanya dengan OJK tetapi juga dengan Kemenkeu karena beberapa perusahaan dana pensiun di Kanada tertarik dengan proyek infrastruktur Jokowi,” tambah Edy. (Bersambung ke halaman berikutnya)
Page: 1 2
Bank Muamalat Indonesia mencatat kinerja yang solid untuk layanan cash management system bernama Muamalat Digital… Read More
Poin Penting BTN telah menyalurkan 6 juta unit KPR sejak 1976 hingga April 2026 dengan… Read More
Poin Penting ALTO luncurkan ASKARA Connect dan ASKARA Collab untuk mengintegrasikan pemantauan, pengelolaan, dan analisis… Read More
Poin Penting optimistis pertumbuhan KPR tetap positif dalam 3–5 tahun ke depan, dengan target peningkatan… Read More
Poin Penting ALTO Network memproses ~30 juta transaksi per hari hingga Maret 2026, dengan kontribusi… Read More
Poin Penting RUPST OCBC sepakat untuk membagikan dividen tunai Rp1,03 triliun atau Rp45 per saham… Read More