Lebih lanjut Ardi mengungkapkan, tak hanya melalui program tersebut namun perseroan akan terus melakukan berbagai inovasi dengan menghadirkan pertandingan yang menantang. Apalagi TVOne, lanjutnya, mempunyai target untuk mempunyai entertainment olahraga yang ekslusif yang tidak hanya membeli hak cipta.
Ia menuturkan, pihaknya bisa saja membeli hak siar sepak bola, tetapi untuk bersifat jangka panjang karena bisa berpindah tangan dengan stasiun televisi lainnya.
Namun dengan membangun tayangan One Pride dari awal diharapkan bisa terus memberikan keuntungan antar kedua belah pihak yakni PT Merah Putih Berkibar (MPB) sebagai produsen dari Program One Pride Indonesia Mix Martial Arts.
Ardi yang juga ketua Komite Olahraga Beladiri Indonesia (KOBI) ini menjelaskan, program One Pride sendiri tidak hanya sekedar bisnis semata tetapi menjadi ajang dan wadah untuk menciptakan atlet beladiri yang bisa membawa nama baik Indonesia di dunia internasional.
“Kami ingin One Pride bisa menjadi wadah atlet untuk mengasah pengalaman dan berkualitas untuk bertanding di luar dan bukan sebaliknya atlet kita jadi bahan tertawaan karena kalah tidak mempunyai pengalaman,” jelasnya. (Bersambung ke halaman berikutnya)
Poin Penting Nobu Bank catat laba Rp481,3 miliar di 2025, tumbuh 46,3% yoy. Kredit naik… Read More
Poin Penting Bank Jambi dan SMF bekerja sama senilai Rp200 miliar untuk memperkuat likuiditas KPR.… Read More
Poin Penting Indonesia dan Korea Selatan meneken kerja sama investasi senilai Rp173 triliun, hasil kunjungan… Read More
Poin Penting Tambahan likuiditas pemerintah memperkuat penyaluran kredit BRI, terutama ke sektor UMKM. BRI tetap… Read More
Poin Penting Budi Herawan kembali terpilih sebagai Ketua AAUI periode 2026–2030 melalui aklamasi, mencerminkan kepercayaan… Read More
Poin Penting DSSA mengintegrasikan bisnis energi berkelanjutan dan infrastruktur digital sebagai mesin pertumbuhan jangka panjang,… Read More