Jakarta – Standard Chartered Bank Indonesia meluncurkan produk tabungan terintegrasi bernama PremiumFirst. Executive Director & Head, Wealth Management, Standard Chartered Bank Indonesia Bambang Simarno menyebut, peluncuran produk tersebut guna memenuhi kebutuhan finansial dan solusi keuangan segmen masyarakat menenegah keatas (emerging affluent) di Indonesia yang tumbuh pesat setiap tahunnya.
“Melalui program ini, kami menargetkan 30% kontribusi bagi bisnis Retail Banking di tiga tahun mendatang,” kata Bambang dalam keterangannya di Jakarta, Kamis 27 Juli 2018.
Bambang juga menambahkan bahwa selain kontribusi dari PremiumFIRST, bisnis Wealth Management yang selama ini menjadi kontributor utama bisnis Retail Banking akan meningkat 23% hingga akhir tahun 2018.
“Bentuk komitmen kami untuk memberikan pelayanan yang terbaik bagi nasabah segmen kelas menengah atas ini juga dalam bentuk perekrutan tim akuisisi baru, selain penambahan tim akuisisi yang akhir tahun ini akan meningkat sebanyak 38% untuk melayani nasabah prima (prioritas),” ujar Bambang.
PremiumFIRST dirancang secara unik untuk memenuhi aspirasi finansial nasabah melalui 2 (dua) produk utama yang ditawarkan; yaitu PremiumFIRST Saver, dan Kartu Kredit Premium.
Dengan Tabungan PremiumFIRST Saver nasabah mendapatkan Total Bunga tabungan hingga 6% per tahun dengan minimal saldo tabungan sebesar Rp50 Juta PremiumFIRST Saver menjadi produk tabungan first-to-market dengan bunga setinggi deposito tanpa tenor.
Kartu Kredit Premium memberikan berbagai fasilitas menarik, seperti; gratis iuran tahunan seumur hidup, cash back dengan berbelanja di Tokopedia dan promo menarik untuk pembelian tiket pesawat dan hotel. serta produk Investasi/ Bancassurance/ KPR dan Program produk referal lainnya. (*)
Poin Penting Direktur Operasional Bank Mandiri, Timothy Utama, membeli 155 ribu saham BMRI senilai Rp744… Read More
Poin Penting ASII lanjutkan buyback saham dengan dana maksimal Rp2 triliun, dilaksanakan pada 19 Januari–25… Read More
Poin Penting OJK menemukan delapan pelanggaran serius yang merugikan lender, termasuk proyek fiktif, informasi palsu,… Read More
Oleh A.Y. Eka Putra, Pemerhati Ekonomi dan Perbankan PENEGAKAN hukum tindak pidana korupsi di sektor… Read More
Poin Penting Mirae Asset menargetkan IHSG 2026 di level 10.500, meski tekanan global dan data… Read More
PT Bank Muamalat Indonesia Tbk mencatat kinerja positif pada pembiayaan kepemilikan emas syariah melalui produk… Read More