Rahma Gafmi, Guru Besar Universitas Airlangga.
Oleh Rahma Gafmi, Guru Besar Universitas Airlangga
Jakarta – Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) semakin “bonyok” seiring memanasnya perang dagang AS dengan negara-negara mitra dagangnya. Presiden Donald Trump sudah menabuh genderangnya terkait kebijakan “brutal” dengan menerapkan tarif baru.
Kontrak rupiah Non-Deliverable Forward (NDF) yang diperdagangkan di pasar luar negeri sempat keok ke level Rp.17.006 per dolar AS atau mengalami penurunan 1,58 persen pada tanggal 4 April 2025.
Poin Penting AAJI resmi membuka pencalonan Ketua Dewan Pengurus periode 2026-2028, yang akan diputuskan melalui… Read More
Poin Penting AAJI menunjuk dua Plt Ketua, yakni Albertus Wiroyo dan Handojo G. Kusuma, usai… Read More
Poin Penting Dana riset nasional naik menjadi Rp12 triliun, setelah Presiden Prabowo menambah anggaran sebesar… Read More
Poin Penting IHSG ditutup menguat 0,47 persen ke level 9.075,40 dan seluruh indeks domestik berakhir… Read More
Poin Penting IHSG menguat 1,55 persen sepekan dan ditutup di level 9.075,40, sekaligus mencetak rekor… Read More
Poin Penting Modalku menyalurkan pendanaan Rp9,2 triliun kepada lebih dari 74 ribu UKM sejak berdiri… Read More