Donald Trump Bakal Dilantik, Bos BEI Pede Pasar Saham RI Tetap Positif

Jakarta – Presiden dan Wakil Presiden Amerika Serikat (AS) terpilih, Donald Trump dan James David Vance akan dilantik pada Senin, 20 Januari 2024 pukul 12.00 waktu setempat. Apakah pelantikan Trump menimbulkan efek terhadap Pasar Saham Indonesia?

Direktur Utama Bursa Efek Indonesia (BEI), Iman Rachman, menyatakan bahwa dirinya tetap optimis Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) masih akan bergerak positif hari ini.

“Lihat aja indeksnya, indeksnya gimana? harga semua, dampak makro ada di indeks, saya seorang yang optimis kita percaya (katalisatornya ada di indeks ya pak?) di indeks aja lihat ini masih hijau kan?” ucap Iman kepada media di Jakarta, 20 Januari 2025.

Baca juga: Jelang Pelantikan Presiden AS ke-47, Trump akan Temui Joe Biden

Optimisme Iman itu tercermin dari gerak IHSG sepanjang perdagangan hari ini (20/1) yang bergerak positif dan ditutup pada level 7.170,73 atau naik 0,22 persen dari dibuka pada level 7.154,65.

Tidak hanya itu, beberapa indeks dalam negeri juga mengalami penguatan, dengan IDX30 naik 0,24 persen menjadi 429,63, LQ45 menguat 0,16 persen menjadi 833,63, dan Sri-Kehati meningkat 0,11 persen menjadi 374,11. Sedangkan, JII turun 0,50 persen menjadi 470,91.

Baca juga: Begini Pergerakan Saham Indeks Infobank15 dalam Sepekan 

Adapun, berdasarkan statistik RTI Business tercatat sebanyak 277 saham terkoreksi, 320 saham menguat, dan 214 tetap tidak berubah.

Sementara itu, tercatat sebanyak 19,51 miliar saham diperdagangkan dengan 1,22 juta kali frekuensi perpindahan tangan, serta total nilai transaksi tembus Rp10,39 triliun. (*)

Editor: Galih Pratama

Khoirifa Argisa Putri

Bergabung dengan infobanknews.com sejak 2022. Lulusan Ilmu Komunikasi Universitas Gunadarma bertugas meliput dan menulis berita di Bursa Efek Indonesia (BEI) seputar pasar modal dan korporasi, serta perbankan dan Industri Keuangan Non-Bank (IKNB).

Recent Posts

Industri Multifinance Salurkan Pembiayaan Rp508,27 Triliun per Januari 2026

Poin Penting Pembiayaan multifinance capai Rp508,27 triliun per Januari 2026, tumbuh 0,78% yoy, dengan NPF… Read More

4 hours ago

OJK Restrukturisasi Kredit Rp12,6 Triliun untuk Debitur Terdampak Bencana Sumatra

Poin Penting OJK merestrukturisasi kredit Rp12,6 triliun untuk 246.000 rekening debitur terdampak banjir dan longsor… Read More

4 hours ago

DBS Indonesia Rekomendasikan Aset Riil hingga Saham Asia untuk Hadapi Tekanan Global 2026

Poin Penting Diversifikasi jadi kunci hadapi tekanan global 2026, dengan mengombinasikan aset riil, emas, kredit… Read More

4 hours ago

IHSG Ditutup Berbalik Merosot ke 7.939, Turun Hampir 1 Persen

Poin Penting IHSG ditutup turun 0,96% ke level 7.939,76 pada 3 Maret 2026, dengan nilai… Read More

4 hours ago

Januari 2026, Premi Asuransi Komersial Tembus Rp36,38 Triliun

Poin Penting Premi asuransi komersial Januari 2026 mencapai Rp36,98 triliun, tumbuh 4,78% yoy, ditopang lonjakan… Read More

4 hours ago

OJK Blokir 32.556 Rekening Bank Terkait Judi Online

Poin Penting OJK telah memblokir 32.556 rekening yang terindikasi terkait judi online, meningkat dari sebelumnya… Read More

4 hours ago