Market Update

DMMX Berbalik Untung Rp28,7 Miliar pada Januari-September 2025, Ini Penopangnya

Poin Penting

  • DMMX berbalik untung Rp28,7 miliar pada 9 bulan pertama 2025, setelah tahun lalu merugi Rp46,4 miliar.
  • Pendapatan naik ke Rp492 miliar, ditopang pertumbuhan kuat di segmen perangkat keras, IaaS, dan platform advertising exchange.
  • Efisiensi biaya dan pemulihan investasi mendorong margin laba kotor naik ke 14% dan laba operasional tumbuh 38,9% YoY.

Jakarta – PT Digital Mediatama Maxima Tbk (DMMX), perusahaan teknologi digital berbasis platform, berhasil membukukan kinerja keuangan yang solid sepanjang sembilan bulan pertama tahun ini. Perseroan mencatat laba bersih sebesar Rp28,7 miliar, berbalik positif dari rugi Rp46,4 miliar pada periode yang sama tahun lalu.

Pendapatan DMMX mencapai Rp492,0 miliar, didorong pertumbuhan signifikan di segmen dengan margin tinggi seperti penjualan perangkat keras yang naik 48,7 persen YoY, layanan Infrastructure-as-a-Service (IaaS) tumbuh 21,7 persen YoY, dan lonjakan luar biasa pada platform advertising exchange hingga 304,4 persen YoY.

Kombinasi pertumbuhan ini mendorong laba kotor naik 15 persen YoY menjadi Rp69,0 miliar, sementara margin laba kotor meningkat tajam dari 6,6 persen menjadi 14 persen.

Baca juga: Laba Clipan Finance Turun 15,56 Persen Jadi Rp135,65 Miliar di Q3 2025

Tidak hanya dari sisi pendapatan, keuntungan belum terealisasi dari investasi turut memperkuat kinerja, mencapai Rp6,2 miliar setelah tahun sebelumnya mencatat rugi Rp64,7 miliar. Capaian ini mencerminkan langkah DMMX yang semakin fokus pada efisiensi dan profitabilitas.

Ekspansi Ekosistem Digital

Hingga akhir September 2025, DMMX terus memperluas jangkauan ekosistem digitalnya dengan mengoperasikan 28.780 layar digital (+0,8 persen YoY) di 15.435 lokasi (+1,9 persen YoY) di seluruh Indonesia. Jumlah anggota trade marketing juga meningkat menjadi 169.997 (+3,3 persen YoY), memperkuat jaringan pemasaran digital perusahaan.

Direktur Utama DMMX, Budiasto Kusuma, menyampaikan bahwa hasil positif ini merupakan buah dari strategi jangka panjang perusahaan dalam memperkuat efisiensi dan inovasi teknologi.

“Capaian positif ini membuktikan bahwa strategi kami untuk memperkuat efisiensi, inovasi teknologi, dan fokus pada segmen bernilai tinggi mulai menunjukkan hasil nyata,” ujar Budiasto dalam keterangan resminya, Senin, 26 Oktober 2025.

Baca juga: Bank Mandiri Cetak Laba Rp37,7 Triliun di Kuartal III 2025

Ia juga menambahkan bahwa DMMX tetap optimistis menatap akhir tahun. “Kami optimistis dapat menutup tahun 2025 dengan performa yang solid dan berkelanjutan, seiring meningkatnya permintaan terhadap solusi digital komprehensif di berbagai sektor,” imbuhnya. (*)

Yulian Saputra

Recent Posts

Bank Mandiri Jalankan 1.174 Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan Sepanjang 2025

Poin Penting Sepanjang 2025, Bank Mandiri merealisasikan 1.174 program TJSL di 12 wilayah Indonesia sebagai… Read More

12 mins ago

Pemerintah dan DPR Sepakat Bentuk Panja Revisi UU P2SK

Poin Penting Pemerintah dan Komisi XI DPR RI sepakat membentuk panja untuk membahas revisi UU… Read More

1 hour ago

OJK Siap Buka Data, Dukung Aparat Hukum Usut Dugaan Saham Gorengan

Poin Penting OJK dan BEI perkuat sinergi penegakan hukum untuk menjaga integritas pasar modal, termasuk… Read More

1 hour ago

BPJS Kesehatan Mendadak Nonaktif? Jangan Panik, Begini Cara Aktifkan Lagi

Poin Penting Status JKN PBI mendadak nonaktif akibat penyesuaian data, bukan pengurangan jumlah penerima bantuan… Read More

2 hours ago

Free Float 15 Persen Dilakukan Bertahap, Begini Respons AEI

Poin Penting OJK menyiapkan kenaikan minimum free float emiten secara bertahap hingga 15 persen dalam… Read More

3 hours ago

IHSG Sesi I Ditutup Berbalik Melemah 0,53 Persen, Ini Penyebabnya

Poin Penting IHSG sesi I ditutup melemah 0,53 persen ke level 8.079,32, berbalik turun dari… Read More

3 hours ago