Ilustrasi: Lapor pajak SPT. (Foto: istimewa)
Poin Penting
Jakarta – Direktorat Jenderal Pajak (DJP) mencatat pelaporan Surat Pemberitahuan (SPT) Tahunan melalui sistem Coretax yang disampaikan oleh Wajib Pajak hingga 19 Januari 2026 pukul 07.30 WIB telah mencapai 282.047 SPT untuk tahun pajak 2025.
“Pelaporan SPT Tahunan PPh untuk periode sampai dengan 19 Januari 2026 (Tahun Pajak 2025) tercatat 282.047 SPT,” kata Rosmauli, Direktur Penyuluhan, Pelayanan, dan Hubungan Masyarakat DJP, dalam keterangannya, Senin, 19 Januari 2026.
Rosmauli merinci, total pelaporan SPT Tahunan tersebut terdiri dari wajib pajak orang pribadi karyawan sebanyak 231.375, wajib pajak orang pribadi non-karyawan 36.498, wajib pajak badan 14.048, dan wajib pajak badan dalam dolar Amerika Serikat (AS) sebanyak 33.
Baca juga: Purbaya Rekrut Hacker Kelas Kakap untuk Uji Keamanan Coretax
Selain itu, pelaporan SPT Tahunan dengan beda tahun buku yang disampaikan mulai 1 Agustus 2025 tercatat sebanyak 91 wajib pajak badan dan dua wajib pajak badan dalam dolar AS.
Kemudian, DJP juga mencatat jumlah wajib pajak yang telah melakukan aktivasi dan penggunaan akun Coretax hingga 19 Januari 2026 mencapai 12.153.071.
“Jumlah wajib pajak yang telah melakukan aktivasi akun Coretax DJP mencapai 12.153.071,” ujarnya.
Baca juga: DJP Kantongi Rp25,4 Miliar dari Pengemplang Pajak
Rosmauli menyebutkan, jumlah tersebut terdiri dari wajib pajak orang pribadi sebanyak 11.225.314, wajib pajak badan 838.663, wajib pajak instansi pemerintah 88.871, dan wajib pajak Perdagangan Melalui Sistem Elektronik (PMSE) sebanyak 223.
Adapun jumlah wajib pajak orang pribadi yang telah memiliki Kode Otorisasi/Sertifikat Elektronik (KO/SE) tercatat sebanyak 9.151.722 . (*)
Editor: Yulian Saputra
Poin Penting Konflik AS–Israel vs Iran ancam 20 persen pasokan minyak global dan dorong harga… Read More
Poin Penting Konflik AS-Iran memicu lonjakan harga minyak dunia dari sekitar USD73 hingga berpotensi USD120-140… Read More
Poin Penting SMF memastikan pendanaan rumah subsidi dan FLPP tetap terjaga dan berkelanjutan meski ekonomi… Read More
Poin Penting Istana memastikan anggaran pendidikan tidak dipangkas meski program Makan Bergizi Gratis (MBG) dijalankan.… Read More
Poin Penting Insentif guru honorer naik menjadi Rp400.000, pertama kali meningkat sejak program berjalan sejak… Read More
Poin Penting Industri BPD didorong mengadopsi agentic AI untuk meningkatkan efisiensi, keamanan siber, kepatuhan, dan… Read More