Snapshot

Djakarta Lloyd Lakukan Pencegahan COVID-19

Direktur Keuangan PT Djakarta Lloyd (Persero), Ofan Sofwan (kanan) tengah mengikuti Pemberian vaksinasi influenza dan pneumonia yang digelar di kantor pusat Djakarta Lloyd di Jalan Raden Saleh, Cikini, Jakarta Pusat, Kamis, 19 Maret 2020, yang bekerjasama dengan Kimia Farma. PT. Djakarta Lloyd (Persero), Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang bergerak di bidang pelayanan angkutan laut telah melakukan pencegahan COVID-19 melalui vaksinasi influenza dan pneumonia bagi seluruh karyawan kantor pusat dan kantor cabang Tanjung Priok, Jakarta. Hal ini dilakukan sebagai langkah konkrit dalam menindaklanjuti Keputusan Presiden RI nomor 7 Tahun 2020 tentang Gugus Tugas Percepatan Penanganan Corona Virus Disease 2019 (COVID-19) Tanggal 13 Maret 2020 serta arahan dari Kementerian BUMN RI mengenai Pencegahan COVID-19.

erman subekti

Recent Posts

Pembiayaan Emas Bank Muamalat melonjak 33 kali lipat

PT Bank Muamalat Indonesia Tbk mencatat kinerja positif pada pembiayaan kepemilikan emas syariah melalui produk… Read More

25 mins ago

Rosan Mau Geber Hilirisasi Kelapa Sawit dan Bauksit di 2026

Poin Penting Realisasi investasi hilirisasi 2025 mencapai Rp584,1 triliun, tumbuh 43,3 persen yoy dan menyumbang… Read More

1 hour ago

Avrist General Insurance Resmikan Kantor Baru, Bidik Pertumbuhan Dua Digit 2026

Poin Penting Avrist pindah kantor pusat ke Wisma 46 untuk mendukung pertumbuhan bisnis. Target pertumbuhan… Read More

2 hours ago

Dana Pemerintah di Himbara Minim Dampak, Ekonom Beberkan Penyebabnya

Poin Penting Penempatan dana Rp276 triliun di bank pelat merah dinilai tidak signifikan mendorong perekonomian,… Read More

2 hours ago

Gita Wirjawan: Danantara Bakal Jadi Magnet WEF 2026

Poin Penting Gita Wirjawan menilai kehadiran BPI Danantara di WEF 2026 berpotensi menjadi magnet utama… Read More

3 hours ago

Bangkrut Akibat Kredit Macet, Bank Ayandeh Iran Tinggalkan Utang Rp84,5 Triliun

Poin Penting Bank Ayandeh bangkrut pada akhir 2025, meninggalkan kerugian hampir USD5 miliar akibat kredit… Read More

3 hours ago