News Update

Dividen Link Net Capai Rp232 Per Saham

Jakarta – Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) PT Link Net Tbk (LINK) menyetujui pembagian dividen sebesar Rp674 miliar atau sebanyak 60 persen dari laba bersih 2018.

“RUPS menyetujui pembagian dividen sebesar Rp674 miliar atau setara dengan Rp232 per saham. Dividen dibagikan pada 29 Mei 2019,” kata Presiden Direktur PT Link Net Tbk, Marlo Budiman di Jakarta, Jumat, 26 April 2019.

Selain disisihkan sebagai dividen, laba bersih akan digunakan perseroan untuk pengembangan bisnis 2019.

Dia optimistis, pertumbuhan bisnis di 2019 akan berada di atas 9 persen. “Pertumbuhan di tahun ini sekitar high single dan low double,” ujarnya.

Marlo menambahkan, RUPST hari ini juga menyetujui pengangkatan Desmond Poonl menjadi anggota dewan direksi LINK dan pengangkatan Suvir Varma sebagai anggota dewan Komisioner Perseroan.

RUPST menerima pengunduran diri Henry Riady dari dewan direksi dan Ali Chendra dari dewan komisioner. Rapat juga menerima pengunduran diri Suvir Varma sebagai Direktur Independen, karena diangkat menjadi anggota dewan komisaris. Dan, Jonathan Parapak akan menjadi Presiden Komisaris Independen. (*)

Apriyani

Recent Posts

Semarak Berkah Ramadan: Ajukan Pembiayaan di BAF, Proses Cepat Angsuran Tepat #CicilAjadiBAF

Poin Penting Program Semarak Berkah Ramadan BAF berlangsung 5 Februari-31 Maret 2026 dengan hadiah utama… Read More

10 mins ago

Menyoal Loopholes Kredit Bank

Oleh Wilson Arafat, Bankir senior, Spesialisasi di bidang GRC, ESG, dan Manajemen Transformasi MEMASUKI 2026,… Read More

49 mins ago

OTT KPK di Bea Cukai: Eks Direktur P2 DJBC Ditangkap, Uang Miliaran-Emas 3 Kg Disita

Poin Penting KPK melakukan OTT di lingkungan Bea Cukai Kemenkeu dan menangkap Rizal, mantan Direktur… Read More

9 hours ago

Istana Bantah Isu 2 Pesawat Kenegaraan untuk Prabowo, Ini Penjelasannya

Poin Penting Istana membantah kabar Presiden Prabowo menggunakan dua pesawat kenegaraan untuk perjalanan luar negeri.… Read More

9 hours ago

BTN Targetkan Pembiayaan 20.000 Rumah Rendah Emisi pada 2026

Poin Penting BTN menargetkan pembiayaan 20.000 rumah rendah emisi pada 2026, setelah menyalurkan 11.000 unit… Read More

9 hours ago

Apa Untungnya Danantara Masuk Bursa Saham? Ini Kata Pakar

Poin Penting Pakar menilai masuknya Danantara Indonesia ke pasar modal sah secara hukum dan tidak… Read More

10 hours ago