Ilustrasi: Pelayanan Bank Syariah Indonesia (BSI). (Foto: Erman Subekti)
Jakarta – PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BRIS) atau BSI menyatakan akan membagikan dividen untuk tahun buku 2024 melalui Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) yang diselenggarakan pada 16 Mei 2025 mendatang.
Hal itu disampaikan langsung oleh Plt. Direktur Utama BSI, Bob T. Ananta. Meski belum menyebutkan secara rinci nominal dividen yang akan dibagikan tahun ini, ia memastikan bahwa jumlahnya tidak akan lebih kecil dibandingkan dividen tahun lalu.
“(BSI bagi dividen?) Oh iya dong. (Rasionya kira-kira berapa?) iya nantilah di RUPS tapi paling gak, gak lebih kecil dari tahun lalu,” kata Bob kepada media usai acara halalbihalal di Jakarta, Selasa, 15 April 2025.
Baca juga: Plt Dirut BSI: Emas Solusi Investasi Saat Ini
Sebagai informasi, pada 2024 lalu, BSI membagikan dividen sebesar 15 persen atau senilai Rp855,56 miliar dari total laba bersih tahun buku 2023 yang mencapai Rp5,7 triliun.
Secara rinci, nominal dividen yang dibagikan saat itu adalah Rp18,55 per lembar saham, dengan porsi pembagian dividen kepada pemegang saham seperti Bank Mandiri sebesar 51,47 persen, BNI 23,24 persen, BRI 15,38 persen, dan sisanya kepada publik sebesar 9,91 persen.
Adapun sepanjang 2024, BSI berhasil meraih laba bersih sebesar Rp7,01 triliun, tumbuh 22,83 persen secara tahunan (year-on-year/yoy). Kinerja pembiayaan juga mencatatkan pertumbuhan signifikan sebesar 15,88 persen mencapai Rp278 triliun.
Baca juga: BSI Rayakan 4 Tahun Perjalanan dengan Santuni 4.444 Anak Yatim di Momentum Ramadhan
Dengan mempertimbangkan rasio dividen yang sama seperti tahun sebelumnya, yakni 15 persen dari laba bersih, maka estimasi dividen yang akan dibagikan BSI untuk tahun buku 2024 adalah diperkirakan mencapai sekitar Rp1,05 triliun. (*)
Editor: Yulian Saputra
Poin Penting Kereta Whoosh sempat berhenti akibat seng di jalur, namun sensor mendeteksi dini dan… Read More
Poin Penting Jepang menandatangani MoU investasi senilai Rp384 triliun dengan Indonesia. Kerja sama mencakup sektor… Read More
Poin Penting Tiga prajurit TNI gugur dan tiga lainnya terluka dalam misi UNIFIL di Lebanon.… Read More
Poin Penting IHSG ditutup turun 2,19% pada 2 April 2026, diikuti pelemahan seluruh indeks utama.… Read More
Poin Penting IHSG melemah 0,99% sepekan, dengan lima saham utama menjadi penekan terbesar indeks. BREN… Read More
Poin Penting IHSG melemah 0,99% dalam sepekan ke level 7.026,78, seiring mayoritas indikator pasar saham… Read More