Investor memantau pergerakan saham/istimewa
Jakarta – Indeks harga saham gabungan (IHSG) pada hari ini ditutup bertahan di zona hijau sebesar 28,31 poin atau menguat 0,41% ke level 6890,57 dari dibuka di level 6862,25 pada pembukaan perdagangan hari ini (2/2).
Berdasarkan statistik RTI Business tercatat sebanyak 237 saham terkoreksi, 295 saham menguat, dan 185 saham tetap tidak berubah. Sebanyak 22,93 miliar saham diperdagangkan dengan 1,22 juta kali frekuensi perpindahan tangan, serta total nilai transaksi mencapai Rp10,13 triliun.
Pergerakan ke zona hijau tersebut juga diikuti oleh beberapa indeks yang mengalami penguatan, seperti IDX30 menguat 0,19% menjadi 490,81, LQ45 menguat 0,20% menjadi 943,04, JII menguat 0,40% menjadi 582,49. Sedangkan, SRI-KEHATI melemah 0,15% menjadi 415,26.
Kemudian, sebagian besar sektor mengalami penguatan, diantaranya, sektor teknologi menguat 4,48%, sektor kesehatan menguat 1,84%, sektor properti menguat 0,92%, sektor keuangan menguat 0,76%, sektor non-siklikal menguat 0,63%, sektor siklikal menguat 0,52%, sektor bahan baku menguat 0,27%, sektor energi menguat 0,11%, dan sektor transportasi menguat 0,07%
Sedangkan, sektor lainnya menunjukan pelemahan, sektor tersebut diantaranya, sektor infrastruktur melemah 0,56%, dan sektor industrial melemah 0,44%.
Sederet saham top gainers diantaranya adalah PT Indonesia Prima Property Tbk (OMRE), PT Visi Telekomunikasi Infrastruktur Tbk (GOLD), dan PT Millennium Pharmacon International Tbk (SDPC). Sedangkan saham top losers adalah PT Isra Presisi Indonesia Tbk (ISAP), PT Panca Anugerah Wisesa Tbk (MGLV), dan PT Matahari Department Store Tbk (LPPF).
Adapun, tiga saham teratas yang paling sering diperdagangkan, yaitu PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO), PT Erajaya Swasembada Tbk (ERAA), dan PT Alam Sutera Realty Tbk (ASRI). (*)
Editor: Rezkiana Nisaputra
Poin Penting Mirae Asset menargetkan IHSG 2026 di level 10.500, meski tekanan global dan data… Read More
PT Bank Muamalat Indonesia Tbk mencatat kinerja positif pada pembiayaan kepemilikan emas syariah melalui produk… Read More
Poin Penting Realisasi investasi hilirisasi 2025 mencapai Rp584,1 triliun, tumbuh 43,3 persen yoy dan menyumbang… Read More
Poin Penting Avrist pindah kantor pusat ke Wisma 46 untuk mendukung pertumbuhan bisnis. Target pertumbuhan… Read More
Poin Penting Penempatan dana Rp276 triliun di bank pelat merah dinilai tidak signifikan mendorong perekonomian,… Read More
Poin Penting Gita Wirjawan menilai kehadiran BPI Danantara di WEF 2026 berpotensi menjadi magnet utama… Read More