Investor memantau pergerakan saham/istimewa
Jakarta – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan hari ini, Selasa (8/11), dibuka dengan penguatan sebesar 0,06 persen menuju level 7.106.
Penguatan terjadi seiring dengan hadirnya enam emiten baru yang melakukan pencatatan perdana (listing) saham pada perdagangan hari ini. Keenam perusahaan tersebut yaitu PT Jayamas Medica Industri Tbk (OMED), PT Global Digital Niaga Tbk (BELI), dan PT Famon Awal Bros Sedaya Tbk (PRAY).
Selain itu juga PT Wulandari Bangun Laksana Tbk (BSBK), PT Citra Borneo Utama Tbk (CBUT) dan PT Menthobi Karyatama Raya Tbk (MKTR). Keenam debutan tersebut rata-rata diminati oleh pelaku pasar, sehingga berhasil membuka langkah perdananya di pasar modal nasional dengan penguatan.
Secara keseluruhan 188 saham berhasil menguat, 70 saham melemah, dan 210 lainnya masih jalan di tempat. Nilai transaksi perdagangan mencapai Rp264,27 miliar dari 786,21 juta saham yang diperdagangkan.
Indeks LQ45 melemah 0,09 persen menuju 1.014,34, indeks JII terkoreksi 0,09 persen ke 622,49, sedangkan indeks IDX30 juga minus 0,3 persen di level 532,94.
Deretan sektor saham yang melemah yaitu sektor bahan baku sebesar 0,3 persen, energi 0,51 persen, keuangan 0,13 persen, industri 0,18 persen, infrastruktur 0,28 persen, dan nonsiklikal 0,17 persen. Sedangkan sektor saham yang menguat meliputi siklikal 0,25 persen, kesehatan 0,19 persen, properti 0,21 persen, teknologi 0,75 persen, dan transportasi 0,54 persen.
Saham-saham yang masuk ke dalam jajaran top gainers adalah PT Wulandari Bangun Laksana Tbk (BSBK), PT Polluxx Properties Indonesia Tbk (POLL), dan PT Trimegah Karya Pratama Tbk (UVCR).
Sementara deretan saham top losers ditempati oleh PT Bintang Mitra Semestaraya Tbk (BMSR), PT Puradelta Lestari Tbk (DMAS), dan PT Pelangi Indah Canindo Tbk (PICO).
Tiga saham yang teraktif diperdagangkan adalah PT Global Digital Niaga Tbk (BELI), PT Jayamas Medica Industri Tbk (OMED), dan PT Menthobi Karyatama Raya Tbk (MKTR).
Sedangkan tiga saham dengan volume terbesar antara lain PT Jayamas Medica Industri Tbk (OMED), PT Global Digital Niaga Tbk (BELI), dan PT Menthobi Karyatama Raya Tbk (MKTR). Sementara tiga saham dengan nilai transaksi terbesar adalah PT Global Digital Niaga Tbk (BELI), PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI), dan PT Bank Central Asia Tbk (BBCA). (*) TAF
Poin Penting KPK melakukan OTT di lingkungan Bea Cukai Kemenkeu dan menangkap Rizal, mantan Direktur… Read More
Poin Penting Istana membantah kabar Presiden Prabowo menggunakan dua pesawat kenegaraan untuk perjalanan luar negeri.… Read More
Poin Penting BTN menargetkan pembiayaan 20.000 rumah rendah emisi pada 2026, setelah menyalurkan 11.000 unit… Read More
Poin Penting Pakar menilai masuknya Danantara Indonesia ke pasar modal sah secara hukum dan tidak… Read More
Poin Penting NPL konstruksi BTN berasal dari kredit legacy sebelum 2020 yang proses pemulihannya membutuhkan… Read More
Poin Penting Komisi VIII DPR RI menekankan sinergi lintas kementerian dan lembaga untuk memperkuat penanggulangan… Read More