Ditinggal Mundur Dirutnya, Saham Bank BJB (BJBR) Dibuka Flat

Jakarta – Harga saham PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten Tbk (BJBR) atau Bank BJB dibuka flat pada level Rp745 per saham pada perdagangan hari ini, 5 Maret 2025. Meski begitu, saham BJBR sempat naik ke posisi Rp750 per saham.

Namun, jika melihat di rentang waktu sepekan terakhir saham BJBR melemah 9,15 persen dari level Rp830 per saham, dan sudah turun sebanyak 18,13 persen dari level Rp900 per saham secara year-to-date (ytd). Saham BJBR juga sempat menyentuh level terendah di Rp710 per saham.

Diketahui, Bank BJB baru saja “ditinggal” oleh Direktur Utama Bank BJB, Yuddy Renaldi yang mengundurkan diri dari jabatannya pada Selasa, 4 Maret 2025.

Baca juga: Yuddy Renaldi Mundur dari Kursi Dirut Bank BJB

Mengutip keterbukaan informasi, 4 Maret 2025, manajemen Bank BJB telah menerima surat pengunduran diri Yuddy Renaldi, di mana pengunduran diri yang dilakukan Yuddy atas alasan pribadi.

“Pada tanggal 4 Maret 2025, perseroan telah menerima surat pengunduran diri Bapak Yuddy Renaldi selaku direktur utama perseroan. Pengunduran diri tersebut dilakukan dengan mempertimbangkan alasan pribadi,” tulis manajemen Bank BJB.  

Baca juga: Dua Direksi Bank BJB Kompak Borong Saham BJBR

Selanjutnya, permohonan pengunduran diri tersebut akan diputuskan dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) Tahun Buku 2024 sesuai dengan Anggaran Dasar Perseroan dan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Adapun, Manajemen Bank BJB menegaskan, bahwa kegiatan usaha, operasional, dan layanan perseroan tetap berjalan normal.

“Manajemen dan karyawan Bank BJB tetap berkomitmen untuk memberikan layanan terbaik kepada nasabah dan menjaga kinerja perusahaan sesuai dengan prinsip tata kelola yang baik,” tulis manajemen BJBR. (*)

Editor: Galih Pratama

Khoirifa Argisa Putri

Recent Posts

OJK Siap Buka Data, Dukung Aparat Hukum Usut Dugaan Saham Gorengan

Poin Penting OJK dan BEI perkuat sinergi penegakan hukum untuk menjaga integritas pasar modal, termasuk… Read More

21 mins ago

BPJS Kesehatan Mendadak Nonaktif? Jangan Panik, Begini Cara Aktifkan Lagi

Poin Penting Status JKN PBI mendadak nonaktif akibat penyesuaian data, bukan pengurangan jumlah penerima bantuan… Read More

1 hour ago

Free Float 15 Persen Dilakukan Bertahap, Begini Respons AEI

Poin Penting OJK menyiapkan kenaikan minimum free float emiten secara bertahap hingga 15 persen dalam… Read More

2 hours ago

IHSG Sesi I Ditutup Berbalik Melemah 0,53 Persen, Ini Penyebabnya

Poin Penting IHSG sesi I ditutup melemah 0,53 persen ke level 8.079,32, berbalik turun dari… Read More

2 hours ago

Misbakhun Buka Suara soal Namanya Masuk Bursa Calon Ketua OJK

Poin Penting Misbakhun membantah mengetahui isu namanya masuk bursa calon Ketua OJK dan menegaskan masih… Read More

2 hours ago

OJK Perluas Klasifikasi Investor Jadi 27 Jenis, Ini Rinciannya

Poin Penting OJK memperluas klasifikasi investor pasar modal dari 9 menjadi 27 jenis untuk meningkatkan… Read More

2 hours ago