News Update

Ditengah Pandemi, INPP Bukukan Pendapatan Rp336,6 Miliar

Jakarta– PT Indonesian Paradise Property Tbk. dengan kode saham INPP hingga kuartal III-2020 masih membukukan pendapatan sebesar Rp336,61 miliar dimasa pandemi covid-19.

Direktur Indonesian Paradise Property Taufik mengatakan, total pendapatan tersebut didukung oleh pengembangan proyek di Makassar & Bali, pada tahun 2020. Tak hanya itu, Perseroan juga menyelesaikan pembayaran tahap akhir proyek apartemen One Residence, Batam yang sudah melakukan proses serah terima unit sejak tahun 2019, serta rejuvenasi HARRIS Hotel Tuban, Bali.

“Di tengah kondisi pandemi ini, sampai pada kuartal-III 2020, Perseroan telah mencapai pendapatan sebesar Rp336,61 miliar. Namun dikarenakan tidak optimalnya pendapatan dari aset-aset yang ada, Perseroan masih mencatatkan rugi usaha sebesar Rp25,11 miliar,” kata Taufik melalui video conference di Jakarta, Kamis 3 Desember 2020.

Untuk tahun akhir 2020, pihaknya memproyeksikan Pendapatan sebesar Rp440,52 miliar atau lebih rendah 48,94%, dibanding tahun sebelumnya. Menurutnya hal ini banyak disebabkan oleh dampak pandemi yang terus berlangsung selama tahun 2020. Dimana pembatasan sosial sempat diberlakukan di dalam maupun luar negeri sebagai upaya memitigasi risiko perluasan Covid-19.

Tak hanya itu, menurutnya pandemi covid-19 telah memukul industri pariwisata terlebih Pemerintah telah memutuskan untuk melakukan pengurangan cuti bersama Hari Raya Idulfitri 1441 Hijriah pada 28, 29, 30 Desember.

Taufik menyebut kebijakan tersebut akan memukul kembali industri pariwisata setelah sebelumnya mulai bangkit usai dibukanya PSBB diberbagai daerah.

“Kita juga tau karena pariwisata sangat berdampak terhadap keputusan-keputusan yang diambil pemerintah,” tukas Taufik.

Meskipun begitu, pihaknya pada 2019 masih meraih penghargaan 100 Fastest Growing Company pada tahun dari Infobank, dan pada tahun 2020 menyusul terdapat empat penghargan dari Indonesia Property Awards.

Suheriadi

Recent Posts

Moody’s Turunkan Outlook Indonesia, BI Tegaskan Fundamental Ekonomi Tetap Kuat

Poin Penting BI menilai penurunan outlook Moody’s tidak mencerminkan pelemahan ekonomi domestik. Stabilitas sistem keuangan… Read More

2 hours ago

Bantah Terkait Dugaan Kasus Pidana Pasar Modal, Berikut Klarifikasi Lengkap BUVA

Poin Penting PT Bukit Uluwatu Villa Tbk (BUVA) menegaskan tidak memiliki keterlibatan, baik langsung maupun… Read More

2 hours ago

Ekonomi RI Tumbuh 5,11 Persen, Celios: Dari Mana Sumber Pertumbuhannya?

Poin Penting Celios pertanyakan pertumbuhan PDB 5,11 persen dipertanyakan, pasalnya konsumsi rumah tangga & PMTB… Read More

3 hours ago

Purbaya Lantik 43 Pejabat Pajak dan DJA, Ini Daftar Lengkapnya

Poin Penting Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa melantik 40 pejabat eselon II di DJP dan… Read More

4 hours ago

Laba BCA Digital Melonjak 98 Persen Jadi Rp213,4 Miliar di 2025

Poin Penting BCA Digital raih laba Rp213,4 miliar, ditopang DPK Rp14,3 triliun (+22%) dan kredit… Read More

4 hours ago

OJK Targetkan Kredit Tumbuh 12 Persen di 2026, Begini Tanggapan Bankir

Poin Penting Pertumbuhan kredit perbankan diproyeksikan 10–12 persen, lebih tinggi dari target 2025 sebesar 9–11… Read More

6 hours ago