Jakarta – DIRE Ciptadana Properti Ritel Indonesia membagikan dividen yang kedua kalinya pada 2020 ini senilai Rp1,4076 persahamnya kepada sekitar 350 Pemegang Sahamnya pada hari ini (20/5).
DIRE Ciptadana Properti Ritel Indonesia merupakan DIRE pertama di Indonesia yang diterbitkan oleh PT Ciptadana Asset Management pada 2012 dan terdaftar serta diperjualbelikan di Bursa Efek Indonesia dengan kode bursa XCID sejak 2013.
Aset portofolio DIRE pertama di Indonesia ini berupa Solo Grand Mall, mall retail yang berlokasi di jantung Kota Solo.
Direktur Utama Ciptadana Asset Management Rianty Komarudin menyatakan bahwa di tengah pandemi Covid-19 ini, mayoritas produk DIRE Ciptadana masih berjalan normal dan akan melakukan pembayaran dividen sesuai yang ditentukan.
“PT Ciptadana Aset Management telah meluncurkan tiga produk Dana Investasi Real Estate (DIRE) di Pasar Modal Indonesia. Semua DIRE tersebut akan membagikan dividen secara berkala dalam setahun,” ujar Rianty dalam keterangannya di Jakarta, Rabu, 20 Mei 2020.
Sebagai Manajer Investasi pioneer dalam penerbitan DIRE di Indonesia, Ciptadana Asset Management berkomitmen untuk mengeluarkan dan mengelola produk investasi alternatif sebagai pilihan bagi investor pasar modal untuk melengkapi produk Reksa Dana yang sudah ada.
“Ini sebagai bukti dukungan kami bagi perkembangan dan pertumbuhan pasar modal Indonesia,” ucap Rianty. (*)
Poin Penting OJK menunjuk Bank Kalsel sebagai Bank Devisa sejak 31 Desember 2025 dengan masa… Read More
Poin Penting Presiden Prabowo mendorong riset kampus berorientasi hilirisasi dan industri nasional untuk meningkatkan pendapatan… Read More
PT Asuransi Jiwa BCA (BCA Life) berkolaborasi dengan PT Bank Central Asia Tbk (BCA) menghadirkan… Read More
Poin Penting Pengawasan OJK disorot DPR karena platform Dana Syariah Indonesia (DSI) masih dapat diakses… Read More
UOB Plaza yang berlokasi di distrik bisnis Jakarta, telah menerima sertifikat dan plakat GREENSHIP Existing… Read More
Poin Penting Pembiayaan UMKM BSI tembus Rp51,78 triliun hingga November 2025, dengan Rasio Pembiayaan Inklusif… Read More