Tugu Insuarnce_tride_SPBU Pertamina
Jakarta – PT Asuransi Tugu Pratama Indonesia Tbk (Tugu Insurance) mengakui fokus strategi Tugu Insurance masih sesuai dengan komitmen saat Initial Public Offering (IPO) pada Mei 2018 lalu yaitu optimalisasi bisnis korporasi dan komersial, pengembangan bisnis retail dan perluasan bisnis asuransi.
Kontribusi segmen retail dalam portofolio induk perusahaan telah mencapai porsi sebesar 8.1% di September 2020, dengan total Premi Bruto sebesar Rp214 miliar. Segmentasi retail berasal dari lini bisnis asuransi kendaraan bermotor, kecelakaan diri, kesehatan dan rumah tinggal, dimana kontribusi terbesar masih dari produk asuransi kendaraan bermotor sebesar 67%.
“Produksi premi kendaraan bermotor pada triwulan III-2020 telah tercatat Rp144.1 miliar atau naik 1% dibandingkan tahun sebelumnya yang didominasi oleh premi dari kendaraan roda empat. Adapun pertumbuhan premi kendaraan bermotor tersebut masih cukup baik mengingat data penurunan penjualan mobil retail dari Gaikindo menunjukkan penurunan sebesar 47% dibandingkan tahun sebelumnya,” kata Presiden Direktur Tugu Insurance, Indra Baruna, Rabu, 16 Desember 2020.
Disisi lain, Tugu Insurance terus melakukan eksplorasi terhadap produk dan layanannya untuk bisa mengambil kesempatan memberikan perlindungan pada bisnis-bisnis yang baru bertumbuh baik di sektor korporasi maupun retail terutamanya di era #NewNormal, bersama Tugu Group maupun Pertamina Group, Tugu Insurance selalu mengedepankan sinergi bisnis untuk saling melengkapi kebutuhan masyarakat Indonesia.
“digitalisasi proses secara internal akan terus ditingkatkan Tugu Insurance, secara konsisten kami terus berinovasi dalam berbagai hal terutamanya teknologi untuk memberikan kemudahan, kenyamanan dan keamanan serta kepuasan bagi para pelanggan pada saat bertransaksi. Sebagai contoh adalah proses pembelian hingga klaim asuransi kendaraan bermotor yang saaat ini sudah bisa dilakukan secara seamless menggunakan mobile application,” tutupnya. (*)
Poin Penting Asbisindo Institute dan VOCASIA meluncurkan platform e-learning terintegrasi untuk memperkuat kapabilitas SDM perbankan… Read More
Poin Penting Penyelundupan BBM bersubsidi masih marak dan meresahkan masyarakat, terutama yang berhak menerima subsidi… Read More
Poin Penting Grab meluncurkan 13 fitur berbasis AI di acara GrabX untuk meningkatkan kenyamanan pengguna,… Read More
Poin Penting SIPF menyiapkan consultation paper untuk mendorong Lembaga Perlindungan Pemodal masuk dalam revisi UU… Read More
Poin Penting Ruang penurunan suku bunga makin sempit, BI fokus pada stabilitas di tengah ketidakpastian… Read More
Poin Penting Lo Kheng Hong terus mengakumulasi saham DILD dan GJTL sepanjang awal 2026 saat… Read More