Ekonomi dan Bisnis

Ditawari Kursi Menteri, Nadiem Mundur dari CEO Gojek

Jakarta – Founder dan CEO Gojek, Nadiem Makarim mengaku telah keluar dari struktur organisasi kepemimpinan Go-jek setelah dipanggil di Istana Kepresidenan guna memenuhi panggilan Presiden Jokowi untuk ketersediaannya mengisi jajaran menteri.

“Posisi saya di Gojek sudah mundur, sama sekali tidak ada posisi dan kekuasaan apapun. Mulai hari ini, saya tidak ada posisi dan kewenangan lagi di Gojek,” kata Nadiem di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Senin 21 Oktober 2019.

Nadiem mengaku siap mengabdi kepada negara bila memang dibutuhkan untuk dapat mengisi jabatan sebagai menteri pada Preiode Kedua Pemerintahan Jokowi. Menurutnya, upaya yang telah dilakukannya dalam perusahan Ojek Online tersebut merupakan perjalanan pengabdiannya untuk memajukan ekonomi masyarakat. Gojek sendiri hingga saat ini mampu menyandang status decacorn, yang bervaluasi 10 miliar dollar AS atau setara dengan Rp 142 triliun.

Nadiem tiba di Istana Kepresidenan dengan mengenakan kemeja putih dan celana hitam. Seperti diketahui, Jokowi pada hari ini telah memanggil beberapa nama untuk menanyakan ketersediaan mengisi jabatan menteri kabinet. Beberapa nama yang terlihat hadir ialah Nadiem Makarim, Mahfud MD, Eric Tohir dan Wishnutama. (*)

Editor: Rezkiana Np

Suheriadi

Recent Posts

Dana Abadi LPDP Tembus Rp180,8 Triliun, Intip Rincian Alokasi dan Penggunaannya

Poin Penting Dana abadi LPDP mencapai Rp180,8 triliun, dengan alokasi terbesar untuk pendidikan Rp149,8 triliun,… Read More

15 mins ago

MTF Telusuri Dugaan Tindak Pidana yang Mengatasnamakan Perusahaan

Poin Penting PT Mandiri Tunas Finance (MTF) melakukan penelusuran menyeluruh atas dugaan tindak pidana yang… Read More

37 mins ago

ISEI Dorong Reformulasi Kebijakan UMKM Lewat Industry Matching di Bogor

Poin Penting ISEI dorong kebijakan berbasis praktik lapangan melalui ISEI Industry Matching bersama YDBA untuk… Read More

55 mins ago

Bank Mandiri Siapkan Rp44 Triliun Uang Tunai untuk Kebutuhan Ramadan-Lebaran 2026

Poin Penting Bank Mandiri menyiapkan Rp44 triliun uang tunai untuk ATM/CRM selama 24 Februari-25 Maret… Read More

2 hours ago

LPDP Minta Maaf atas Polemik Alumni Berinisial DS

Poin Penting LPDP menyampaikan permintaan maaf atas polemik yang ditimbulkan alumni berinisial DS dan menilai… Read More

3 hours ago

AdaKami Berkontribusi hingga Rp10,96 Triliun ke PDB Nasional

Poin Penting Riset LPEM FEB UI: kontribusi AdaKami ke PDB 2024 Rp6,95–Rp10,96 triliun, berdampak ke… Read More

3 hours ago