Asuransi Jasindo. (Foto: Istimewa)
Poin Penting
Jakarta – Wacana konsolidasi perusahaan asuransi milik negara kembali mencuat seiring langkah pemerintah menata ulang industri keuangan pelat merah.
Sekretaris Perusahaan Asuransi Jasindo, Brellian Gema Widayana, mengatakan bahwa perusahaan pada prinsipnya siap menjalankan mandat yang ditetapkan pemerintah, terutama dalam konteks konsolidasi perusahaan asuransi BUMN yang berada di bawah ekosistem Indonesia Financial Group (IFG).
Sebagai bagian dari IFG, lanjut Brellian, arah kebijakan strategis perusahaan tetap mengacu pada keputusan pemegang saham dan pemerintah.
Baca juga: Lindungi Pemudik, Jasindo Tawarkan Asuransi Mulai Rp10 Ribu
“Intinya kami selalu siap. Sebagai anggota IFG, kami tentu mengikuti arahan pemerintah. Kalau pemerintah bilang siap-siap, ya kami siap-siap,” ujar Brellian saat ditemui usai acara Media Gathering di Jakarta, Rabu (11/3).
Ia menegaskan bahwa kesiapan tersebut merupakan bagian dari mandat yang harus dijalankan oleh perusahaan pelat merah. Karena itu, perusahaan tidak memiliki ruang untuk menolak kebijakan yang telah ditetapkan pemegang saham.
Baca juga: Prabowo Siapkan Utusan Khusus Presiden untuk Awasi BUMN
Saat ditanya mengenai kemungkinan Asuransi Jasindo menjadi entitas utama dalam struktur holding asuransi BUMN yang tengah diwacanakan, Brellian tidak memberikan jawaban pasti.
Ia menegaskan bahwa keputusan strategis tersebut sepenuhnya berada di tangan pemegang saham.
“Kami mengikuti arahan pemegang saham dan pemerintah. Soal struktur atau siapa yang akan memimpin, itu keputusan bapak-bapak di atas,” pungkasnya. (*) Alfi Salima Puteri
Poin Penting Aset Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) mencapai Rp238,99 triliun pada 2025, tumbuh 8,12%… Read More
Poin Penting Banggar DPR mengusulkan empat langkah strategis untuk menjaga stabilitas APBN di tengah ketidakpastian… Read More
Poin Penting PT Bank Central Asia Tbk membagikan dividen tahun buku 2025 sebesar Rp41,3 triliun… Read More
Poin Penting RUPST FIF 2025 merombak pengurus, dengan Siswadi menjadi Presiden Komisaris dan Indra Gunawan… Read More
Poin Penting Penerimaan kepabeanan dan cukai hingga Februari 2026 mencapai Rp44,9 triliun, turun 14,7% yoy.… Read More
Poin Penting Sekitar 99 persen ASN Kementerian Keuangan telah lapor pajak SPT Tahunan melalui sistem… Read More