Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia (BI) Mirza Adityaswara (kedua kanan) berbincang dengan Kepala Departemen Komunikasi BI Tirta Segara (kiri), Direktur Kebijakan Ekonomi dan Moneter BI Yoga Affandi (kedua kiri), Pengamat Ekonomi Lana Soelistianingsih (tengah), dan Group Head Treasury Bank Mandiri Farida Thamrin (kanan) usai menjadi pembicara pada diskusi ekonomi di Jakarta, Senin 3 Juli 2017. Diskusi tersebut bertema Giro Wajib Minimum (GWM) Averaging, Dampaknya Terhadap Stabilitas Moneter dan Pertumbuhan Ekonomi. BI mengeluarkan instrumen moneter GWM, yang diharapkan akan mengurangi risiko pengetatan likuiditas pada perbankan.
Poin Penting Program bedah rumah target 400 ribu unit pada 2026. Dilaksanakan di seluruh kabupaten/kota… Read More
Poin Penting Rokok ilegal merugikan negara hingga Rp25 triliun per tahun Peredaran meningkat, capai 10,8%… Read More
OCTOBIZ merupakan platform digital banking terintegrasi yang dirancang untuk membantu para pelaku usaha dalam mengelola… Read More
Poin Penting Ketua Komisi XI DPR RI, Mukhamad Misbakhun meminta pemerintah transparan soal kesiapan fiskal… Read More
Poin Penting Pemerintah memastikan kebijakan WFH diterapkan tanpa mengurangi kualitas pelayanan kepada masyarakat. Sektor layanan… Read More
Poin Penting OJK terapkan kebijakan HSC untuk mengidentifikasi konsentrasi kepemilikan saham yang tinggi pada kelompok… Read More