Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia (BI) Mirza Adityaswara (kedua kanan) berbincang dengan Kepala Departemen Komunikasi BI Tirta Segara (kiri), Direktur Kebijakan Ekonomi dan Moneter BI Yoga Affandi (kedua kiri), Pengamat Ekonomi Lana Soelistianingsih (tengah), dan Group Head Treasury Bank Mandiri Farida Thamrin (kanan) usai menjadi pembicara pada diskusi ekonomi di Jakarta, Senin 3 Juli 2017. Diskusi tersebut bertema Giro Wajib Minimum (GWM) Averaging, Dampaknya Terhadap Stabilitas Moneter dan Pertumbuhan Ekonomi. BI mengeluarkan instrumen moneter GWM, yang diharapkan akan mengurangi risiko pengetatan likuiditas pada perbankan.
Poin Penting OJK menunjuk Bank Kalsel sebagai Bank Devisa sejak 31 Desember 2025 dengan masa… Read More
Poin Penting Presiden Prabowo mendorong riset kampus berorientasi hilirisasi dan industri nasional untuk meningkatkan pendapatan… Read More
PT Asuransi Jiwa BCA (BCA Life) berkolaborasi dengan PT Bank Central Asia Tbk (BCA) menghadirkan… Read More
Poin Penting Pengawasan OJK disorot DPR karena platform Dana Syariah Indonesia (DSI) masih dapat diakses… Read More
UOB Plaza yang berlokasi di distrik bisnis Jakarta, telah menerima sertifikat dan plakat GREENSHIP Existing… Read More
Poin Penting Pembiayaan UMKM BSI tembus Rp51,78 triliun hingga November 2025, dengan Rasio Pembiayaan Inklusif… Read More