News Update

Disinformasi dan Serangan Siber Jadi Ancaman Baru Dunia Keuangan

Poin Penting

  • Chairman Infobank Media Group, Eko B. Supriyanto menyebut disinformasi dan serangan siber sebagai dua ancaman terbesar bagi dunia keuangan saat ini.
  • Arah serangan siber bergeser dari sektor perbankan ke perusahaan sekuritas; tujuh di antaranya sudah terdampak.
  • Infobank berkomitmen melindungi dan memperkuat ketahanan bisnis nasional dari berbagai ancaman digital.

Jakarta – Chairman Infobank Media Group, Eko B. Supriyanto mengungkapkan, tantangan dunia keuangan saat ini tidak hanya datang dari faktor fiskal dan pasar, tetapi juga dari ancaman siber serta disinformasi yang semakin meluas.

“Dunia ini bahayanya ada dua sekarang, yaitu disinformasi dan serangan siber,” ujarnya saat memberikan sambutan dalam acara The Finance Executive Forum di ajang Top 20 Financial Institutions Award & Best CFO 2025 yang digelar Infobank Media Group di Bali Room, Hotel Indonesia Kempinski, Jakarta, Selasa, 28 Oktober 2025.

Baca juga: CFO Jadi Nakhoda di Tengah Ketidakpastian Ekonomi

Eko menjelaskan bahwa ancaman digital kini mulai bergeser. Jika sebelumnya sektor perbankan menjadi target utama, kini serangan siber lebih banyak mengarah ke perusahaan sekuritas.

“Bank sudah mulai agak aman. Sekarang serangan digital ini bergerak ke perusahaan sekuritas. Ada tujuh perusahaan sekuritas yang sudah kena, dan sebagian besar tidak siap,” sambungnya dalam dalam forum bertajuk “Arah Kebijakan Fiskal: Akselerasi Sektor Keuangan dalam Mendorong Pertumbuhan Ekonomi”.

Eko menegaskan, satu serangan siber di pasar modal dapat berdampak besar terhadap kepercayaan publik.

“Sekali kita kena, maka orang tidak mau lagi berbisnis dengan perusahaan-perusahaan sekuritas,” katanya dengan nada serius.

Baca juga: Lewat CTIS, BSSN Gandeng Industri Keuangan Cegah Serangan Siber

Meski demikian, Eko kembali menegaskan komitmen Infobank Media Group untuk terus mendukung dan melindungi dunia usaha nasional dari berbagai ancaman.

“Kami selalu di depan, mendorong bisnis Bapak-Ibu sekalian. Apa pun risikonya, kami akan selalu melindungi bisnis bapak-ibu sekalian dari segala ancaman,” pungkasnya. (*) Alfi Salima Puteri

Yulian Saputra

Recent Posts

Catatan HUT ke-47 Infobank: Lazy Bank, Kriminalisasi Kredit Macet, dan Ujian Akhir Disiplin Fiskal

Oleh Eko B. Supriyanto, Chairman Infobank Media Group MENTERI Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyebut para… Read More

4 hours ago

Rebranding Produk Tabungan BTN Pos, BTN Bidik Dana Murah Rp5 Triliun

Poin Penting BTN rebranding e’Batarapos menjadi Tabungan BTN Pos sebagai langkah strategis memperluas inklusi keuangan… Read More

13 hours ago

Aliran Modal Asing Masuk RI Rp1,44 Triliun pada Awal 2026

Poin Penting Aliran modal asing masuk Rp1,44 triliun di awal Januari 2026, mayoritas mengalir ke… Read More

19 hours ago

KPK Tetapkan 5 Tersangka Terkait OTT Dugaan Suap Pajak di KPP Madya Jakut

Poin Penting KPK tetapkan 5 tersangka OTT dugaan suap pajak KPP Madya Jakarta Utara. 3… Read More

20 hours ago

Begini Gerak Saham Indeks INFOBANK15 di Tengah Penguatan IHSG

Poin Penting IHSG ditutup menguat 0,13 persen pada perdagangan Jumat (9/1/2026), meski mayoritas indeks domestik… Read More

20 hours ago

Sempat Sentuh Level 9.000, IHSG Sepekan Menguat 2,16 Persen

Poin Penting IHSG menguat 2,16 persen sepanjang pekan 5-9 Januari 2026 dan sempat menembus level… Read More

22 hours ago