Menteri BUMN; Dorong KUR di bank BUMN. (Foto: Zidni Hasan)
Semarang–Ada pemandangan istimewa dalam Gerebek Pasar yang dilakukan oleh PT Bank Rakyat Indonesia, (Persero) Tbk (BRI) di Pasar Karangayu, Semarang Barat hari ini. Nampak empat direktur utama bank milik negara yaitu Asmawi Syam, Direktur Utama BRI bersama dengan Budi Gunadi Sadikin, Direktur Utama PT Bank Mandiri (Persero), Tbk (Bank Mandiri); Direktur Utama PT Bank Negara Indonesia, (Persero) Tbk (BNI) Achmad Baiquni; dan Direktur Utama PT Bank Tabungan Negara, Tbk (BTN) Maryono berjalan kaki mengiringi Menteri BUMN Rini Soemarno dari Hotel Dumaya yang berjarak sekira 5 km. Dalam Grebek Pasar itu Rini Soemarno secara simbolis menyerahkan Kredit Usaha Rakyat (KUR) BRI pada beberapa nasabah BRI.
” Sinergi BUMN penting, kita harus makin kuat apalagi tahun depan mengahadapi pasar bebas, kita haru makin kuat menghadapi perkwmbanban, karena itu BUMN harus hand in hand,” kata Rini saat didaulat oleh Asmawi Syam untuk menjelaskan keberadaan empat bank BUMN itu di Semarang, Minggu 22 November 2015.
Dia juga berterima kasih pada bank-bank BUMN yang telah menyukseskan program pemerintah kendati dengan keterbatasan waktu.
Seperti diketahui tiga dari empat bank tersebut diberi tugas oleh Pemerintah untuk menyalurkan program KUR sebesar Rp30 triliun, sedangkan BRI mendapat plafon terbesar yaitu Rp21 triliun sejak Agustus lalu. Di Pasar Karangayu, BRI telah menyalurkan KUR pada 1.200 pedagang dari total 1.500 pedagang dengan rata-rata pinjaman Rp15 juta per nasabah. (*) Ria Martati
Poin Penting KISI menyiapkan 7–8 perusahaan untuk IPO tahun 2026, meliputi sektor perbankan, pariwisata, pertambangan,… Read More
Poin Penting AXA Mandiri mencatat pendapatan premi Rp10 triliun pada 2025, dengan produk unitlink menyumbang… Read More
Poin Penting Suku Bunga BI Tetap: BI menahan suku bunga acuan (BI Rate) pada level… Read More
Poin Penting Ancaman siber terus meningkat dan menyasar seluruh jenis bank, termasuk bank digital. Amar… Read More
Poin Penting Dedi Mulyadi ajukan pinjaman daerah Rp2 triliun akibat kapasitas fiskal Jabar turun hampir… Read More
Poin Penting Bank Panin mencatatkan laba bersih Rp2,87 triliun, naik tipis 0,13 persen yoy, ditopang… Read More