Direktur Utama PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk. Haru Koesmahargyo memaparkan rencana pembiayaan perumahan dalam lima tahun ke depan dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama Komisi VI Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI di Jakarta, pekan lalu. Bank BTN berencana akan membidik penyaluran Kredit Pemilikan Rumah sekitar 1,2 juta hunian untuk MBR dalam lima tahun ke depan. Untuk mendukung rencana bisnis perseroan tersebut, Bank BTN membutuhkan tambahan modal dalam bentuk Penyertaan Modal Negara senilai Rp2 triliun pada 2022. Kebutuhan tambahan modal tersebut nantinya akan dipenuhi melalui skema rights issue sehingga kepemilikan saham negara di BBTN diharapkan tidak terdelusi dan pemerintah masih sebagai pemegang saham mayoritas atau pengendali.
Poin Penting Libur Program MBG selama Idul Fitri memberi efisiensi anggaran negara. Distribusi terakhir MBG… Read More
Poin Penting Pemerintah dan dunia usaha menyiapkan langkah antisipasi terkait isu dumping dan tenaga kerja… Read More
Poin Penting BGN menindak pelanggaran SOP program MBG, mayoritas berupa penghentian sementara operasional. Mulai dari… Read More
Poin Penting Bank Muamalat dan BMM memberikan santunan untuk 2.026 anak yatim, perlengkapan salat, dan… Read More
Poin Penting Prabowo menekankan pesan persatuan dan saling memaafkan pada Idul Fitri 1447 Hijriah. Presiden… Read More
Poin Penting Kapolri memprediksi puncak arus balik Idul Fitri dimulai 24 Maret 2026. Polri–TNI dan… Read More