Direktur Utama PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk. Haru Koesmahargyo memaparkan rencana pembiayaan perumahan dalam lima tahun ke depan dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama Komisi VI Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI di Jakarta, pekan lalu. Bank BTN berencana akan membidik penyaluran Kredit Pemilikan Rumah sekitar 1,2 juta hunian untuk MBR dalam lima tahun ke depan. Untuk mendukung rencana bisnis perseroan tersebut, Bank BTN membutuhkan tambahan modal dalam bentuk Penyertaan Modal Negara senilai Rp2 triliun pada 2022. Kebutuhan tambahan modal tersebut nantinya akan dipenuhi melalui skema rights issue sehingga kepemilikan saham negara di BBTN diharapkan tidak terdelusi dan pemerintah masih sebagai pemegang saham mayoritas atau pengendali.
Poin Penting BSN menggelar Developer Gathering 2026 di empat kota sebagai langkah strategis menjadikan developer… Read More
Poin Penting BCA Insurance luncurkan BIG (BCA Insurance Guard) sebagai aplikasi mobile untuk mempermudah nasabah… Read More
Poin Penting Dalam waktu kurang dari setahun sebagai bank emas, total nasabah bisnis emas BSI… Read More
Poin Penting Sepanjang 2025, BCA Digital menyalurkan kredit Rp8,6 triliun atau tumbuh 38 persen secara… Read More
Poin Penting IHSG sempat turun tajam hingga 7.654 dan memicu trading halt dua kali akibat… Read More
Poin Penting Amartha optimistis pembiayaan UMKM, khususnya segmen ultra mikro, tetap tumbuh karena kebutuhan modal… Read More