Snapshot

Dirut BTN Ajak Mahasiswa Sambut Industri 4.0


Direktur Utama BTN Maryono memberikan kuliah umum di depan ribuan mahasiswa Universitas Andalas Padang (UAP) dengan tema Leadrship 4.0 Kepemimpinan Inovatif Pada Era Digital di Auditorium UAP, Padang, Sumatera Barat (24/4). Mahasiswa harus siap dengan perubahan jaman yang sangat cepat terutama dalam menyambut hadirnya industry 4.0 di mana semua fungsi akan dilayani secara digital sehingga pemimpin perlu berbekal leadership 4.0. Menyambut industry 4.0 tersebut BTN mengajak kerjasama Universitas Andalas dan Universitas Negeri Padang membangun BTN Zone di lingkungan kampus sebagai layanan one stop service untuk membantu mahasiswa dalam memenuhi kebutuhan transaksi secara digital. (*)

Dwitya Putra

Recent Posts

Ironi di Balik Kursi Terdakwa Kasus Sritex, Ketika Integritas Bankir Diadili Secara “Serampangan”

Oleh Tim Infobank SEMARANG, sebuah ruang pengadilan menjadi panggung sebuah drama yang memilukan sekaligus mengusik… Read More

5 mins ago

Modal Kuat dan Spin Off, OJK Optimistis Premi Asuransi Tumbuh

Poin Penting OJK optimistis premi asuransi tumbuh pada 2026 seiring membaiknya konsolidasi industri dan penguatan… Read More

1 hour ago

Teknologi Terpadu Tekan Risiko Gangguan Operasional IT

Poin Penting Kerusakan atau hang perangkat operasional seperti aplikasi kasir bisa menyebabkan gangguan bisnis serius… Read More

5 hours ago

Menko Airlangga Pamer Capaian Pertumbuhan Ekonomi 5,11 Persen, di Atas Negara-Negara Besar

Poin Penting Ekonomi Indonesia tumbuh 5,11% (yoy) pada kuartal IV 2025, tertinggi dalam empat kuartal… Read More

6 hours ago

Pemerintah Stop Subsidi Motor Listrik di 2026, Adira Finance: Penurunan Kredit Signifikan

Poin Penting Pemerintah resmi menghentikan subsidi motor listrik pada 2026, melanjutkan kebijakan tanpa insentif sejak… Read More

6 hours ago

Asuransi Kesehatan Kian Menguat, OJK Catat 21 Juta Polis

Poin Penting OJK mencatat jumlah polis asuransi kesehatan mencapai sekitar 21 juta, sebagai bagian dari… Read More

6 hours ago