Keuangan

Dirut Asuransi Ramayana Syahril Bawa Pulang Penghargaan Top CEO 2023 dari Infobank

Jakarta — Infobank Media Group memberikan penghargaan kepada Direktur Utama PT Asuransi Ramayana Tbk Syahril sebagai “Top 100 CEO 2023” dan Jiwa Anggara Direktur Pemasaran Merangkap Wakil Direktur Utama sebagai “Top Next Leaders 2023”.

Penghargaan yang diberikan di Four Seasons Hotel, pada Selasa (5/12/2023) itu sebagai simbol apresiasi kepada Syahril dan Jiwa Anggara yang telah menorehkan kinerja apik dalam memimpin bisnis perusahaan sepanjang 2022.

Syahril merupakan figur profesional yang loyal terhadap perusahaan. Hingga saat ini, terhitung sudah lebih dari empat dekade dirinya berkarya untuk Asuransi Ramayana.

Dengan pengalaman yang sangat panjang, tak mengejutkan jika kemampuan manajerial dan leadership pria kelahiran Deli Serang 1957 ini menjadi role model di mata para karyawannya.

Demikian halnya dengan Jiwa Anggara. Ia dikenal sebagai sosok leader yang bisa diandalkan dalam membina, mengordinasikan, menjaga kekompakan tim, dan mengeksekusi bisnis dengan gagasan-gagasannya yang jitu.

Emiten berkode saham ASRM ini telah mencatat kinerja positif pada tahun lalu. Jika melirik laba bersih yang diperoleh ASRM, perusahaan mampu meningkatkan capaiannya hingga Rp86,49 miliar secara tahunan (year on year/yoy). Angak itu tumbuh 33,15% dibandingkan 2021 yang hanya Rp64,95 miliar.

Baca juga: Pendapatan Premi Dorong Laba Bersih Asuransi Ramayana Naik 33,15%

Naiknya perolehan laba ini didongkrak oleh jumlah pendapatan premi yang tumbuh 25,27% menjadi Rp1,99 triliun. Padahal sebelumnya pendapatan premi perusahaan hanya Rp1,58 triliun di 2021.

Adapun, premi bruto ASRM mencapai Rp2,19 triliun, naik 24,04% dari Rp1,77 triliun yoy. Tumbuhnya premi diikuti dengan kenaikan pada jumlah beban klaim sebesar 21,68% atau menjadi Rp1,14 triliun yoy.

Sedangkan di tahun sebelumnya hanya Rp945,06 miliar. Peningkatan tersebut didorong oleh klaim bruto yang mencapai Rp1,17 triliun di 2022.

Kinerja perusahaan yang baik ini membuat aset perusahaan naik 15,31% atau menjadi Rp1,62 triliun dari posisi tahun sebelumnya Rp1,41 triliun

Jika dirinci, jumlah liabilitas dan ekuitas keduanya sama-sama mengalami peningkatan, dimana liabilitas tercatat sebesar Rp1,01 triliun di 2022 dari tahun sebelumnya yang tercatat Rp862,11 miliar.

Sementara untuk ekuitas perusahaan tercatat sebesar Rp614,11 miliar pada 2022. Angka itu naik dibandingkan tahun sebelumnya pada periode yang sama sebesar Rp549,02 miliar. (*) Ranu Arasyki Lubis

Rezkiana Nisaputra

Recent Posts

Muhammadiyah Soroti Ketidakpastian Hukum yang Membayangi Dunia Perbankan

Poin Penting Muhammadiyah menilai ketidakpastian hukum di sektor perbankan berdampak luas terhadap penyaluran kredit dan… Read More

2 hours ago

Rupiah Mendekati Rp17.000 per Dolar AS, BI Diperkirakan Intervensi

Poin Penting Rupiah dibuka menguat tipis 0,04 persen ke level Rp16.870 per dolar AS pada… Read More

2 hours ago

IHSG Dibuka Menguat, Tembus ke Level 9.018

Poin Penting IHSG dibuka naik 0,78 persen ke level 9.018,26 dan sempat menyentuh 9.021,14, dengan… Read More

3 hours ago

Harga Emas Antam, Galeri24, dan UBS Hari Ini Kompak Naik Lagi! Cek Rinciannya

Poin Penting Harga emas kompak naik pada perdagangan Rabu, 14 Januari 2026, baik untuk produk… Read More

3 hours ago

IHSG Berpotensi Kembali Menguat, Ini Sentimen Pendorongnya

Poin Penting IHSG diprediksi menguat terbatas dengan pergerakan variatif pada perdagangan 14 Januari 2026, di… Read More

3 hours ago

KPK, Ilusi Kerugian Negara, dan Bahaya “Narasi Paksa” dalam Kasus Dana Nonbujeter Bank BJB

Oleh The Finance Team MASIHKAH Indonesia berlandaskan hukum? Pertanyaan itu kembali muncul dalam setiap diskusi… Read More

7 hours ago