Jakarta – Komisi XI DPR RI pada hari ini (29/1) memanggil jajaran direksi PT Asuransi Sosial Angkatan Bersenjata Republik Indonesia (Asabri) guna melaksanakan Rapat Dengar Pendapat (RDP) mengenai kinerja keuangan Asabri yang dinilai masih bermasalah.
Dalam paparannya Direktur Utama Asabri Sonny Widjaja mengaku telah memiliki solusi atas potensi kerugian sebesar Rp10 triliun. Sonny menyebut, pihak PT Hanson International dan Trada Alam Minera berkomitmen kepada perusahaannya untuk mengembalikan kerugian atas investasi saham dan reksadana tersebut.
Di mana sebelumnya, Direktur Utama PT Hanson International Benny Tjokrosaputro dan Presiden Komisaris Trada Alam Minera Heru Hidayat telah diamankan oleh pihak Kejaksaan Agung dalam kasus penempatan “saham bodong” di Asabri maupun Jiwasraya.
“Kami sudah ada komitmen dengan keduanya, bahwa pemulihan tanggung jawab Heru sebesar Rp5,8 triliun dan Benny sebesar Rp5,1 triliun,” jelas Sonny di Kompleks DPR RI Jakarta, Rabu 29 Januari 2020.
Tak hanya itu, dalam memitigasi permasalahan, Asabri juga berencana memanggil semua manajer investasi (MI) baik yang mempunyai kinerja buruk untuk dimintai pertanggungjawaban. Hal ini dilakukan agar kinerja mereka bisa tercapu untuk ke depannya.
Sonny juga menyebut pihaknya akan melakukan pemetaan aset bermasalah dan mengubah gaya berinvestasi dari investasi yang agresif cenderung ke moderat.
Sebelumnya, permasalahan Asabri dimulai ketika pernyataan Menko Polhukam Mahfud Md cukup mengejutkan. Pihaknya telah menduga telah terjadi korupsi di Asabri. Hal ini disampaikan menyusul proses audit yang dilakukan BPK yang memperkirakan adanya potensi kerugian Rp10 triliun terhadap institusi yang menaungi para prajurit TNI POLRI tersebut. (*)
Editor: Rezkiana Np
Poin Penting BSN menggelar Developer Gathering 2026 di empat kota sebagai langkah strategis menjadikan developer… Read More
Poin Penting BCA Insurance luncurkan BIG (BCA Insurance Guard) sebagai aplikasi mobile untuk mempermudah nasabah… Read More
Poin Penting Dalam waktu kurang dari setahun sebagai bank emas, total nasabah bisnis emas BSI… Read More
Poin Penting Sepanjang 2025, BCA Digital menyalurkan kredit Rp8,6 triliun atau tumbuh 38 persen secara… Read More
Poin Penting IHSG sempat turun tajam hingga 7.654 dan memicu trading halt dua kali akibat… Read More
Poin Penting Amartha optimistis pembiayaan UMKM, khususnya segmen ultra mikro, tetap tumbuh karena kebutuhan modal… Read More