Presiden Prabowo Subianto memanggil Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala BKPM sekaligus Kepala BPI Danantara Indonesia, Rosan Roeslani di Istana Merdeka, Jakarta, pada Selasa, 20 Mei 2025. (Foto: BPMI Setpres)
Jakarta – Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (BPI Danantara) memastikan seluruh operasional PT Agrinas Pangan Nusantarat tetap berjalan normal usai ditinggal mundur Direktur Utama Joao Angelo De Sousa Mota, Senin, 11 Agustus 2025.
Chief Executive Officer (CEO) Danantara Indonesia Rosan Roeslani mengatakan, sistem layanan kepada seluruh mitra dan pemangku kepentingan Agrinas berjalan seperti biasa.
Termasuk transisi kepemimpinan yang selama 6 bulan belakangan dijabat Joao Angelo De Sousa Mota sebagai Direktur Utama.
“Proses transisi kepemimpinan akan dilakukan secara tertib, terukur, dan terencana untuk memastikan kelancaran program strategis, serta kesinambungan arah dan tujuan perusahaan,” ujar Rosan, dinukil ANTARA, Kamis, 14 Agustus 2025.
Baca juga: Mundur dari Dirut Agrinas, Ini Sepak Terjang Joao Angelo De Sousa Mota
Diakuinya, Danantara Indonesia pun menghormati keputusan pribadi Joao Angelo De Sousa Mota untuk mengundurkan diri dari jabatan Direktur Utama PT Agrinas Pangan Nusantara.
“Keputusan ini kami hargai sebagai langkah profesional, dan akan diproses sesuai ketentuan serta tata kelola perusahaan yang berlaku,” jelasnya.
Rosan menekankan, Danantara Indonesia menerapkan prinsip Good Corporate Governance (GCG) secara ketat di seluruh aspek operasional perusahaan.
Setiap aksi korporasi, termasuk di PT Agrinas Pangan Nusantara, dilaksanakan setelah melalui kajian kelayakan yang komprehensif dan sesuai prosedur yang berlaku.
“Proses yang sedang berjalan memastikan setiap keputusan diambil dengan prinsip kehati-hatian, mendukung keberlanjutan kinerja perusahaan, serta menjaga kepercayaan pemangku kepentingan,” ujar Rosan.
Baca juga: Di Tengah Samudra “Asal Bapak Senang”, CEO Agrinas Memilih Mundur
Sebagai pengelola investasi strategis, Rosan memastikan Danantara Indonesia berkomitmen terhadap transparansi, akuntabilitas, dan penerapan tata kelola perusahaan yang baik di seluruh entitas usaha.
Sebelumnya, Joao Angelo De Sousa Mota mengumumkan mundur dari jabatan Direktur Utama PT Agrinas Pangan Nusantara, efektif 11 Agustus 2025. Ia menyebut pengunduran dirinya dipicu ketidakmampuan berkontribusi pada target Presiden Prabowo Subianto terkait swasembada pangan.
Menurut Joao, hal ini disebabkan kurangnya dukungan, khususnya dalam hal anggaran, yang membuat perusahaan di bawah kendalinya tidak dapat bergerak optimal setelah berada di bawah BPI Danantara. (*)
Editor: Yulian Saputra
PT Bank Muamalat Indonesia Tbk mencatat kinerja positif pada pembiayaan kepemilikan emas syariah melalui produk… Read More
Poin Penting Realisasi investasi hilirisasi 2025 mencapai Rp584,1 triliun, tumbuh 43,3 persen yoy dan menyumbang… Read More
Poin Penting Avrist pindah kantor pusat ke Wisma 46 untuk mendukung pertumbuhan bisnis. Target pertumbuhan… Read More
Poin Penting Penempatan dana Rp276 triliun di bank pelat merah dinilai tidak signifikan mendorong perekonomian,… Read More
Poin Penting Gita Wirjawan menilai kehadiran BPI Danantara di WEF 2026 berpotensi menjadi magnet utama… Read More
Poin Penting Bank Ayandeh bangkrut pada akhir 2025, meninggalkan kerugian hampir USD5 miliar akibat kredit… Read More