Etalase

Direktur Utama ACA Diapresiasi Top 100 Most Outstanding Women 2022

Jakarta – Direktur Utama PT Asuransi Central Asia (ACA) Juliati Boddhiya sukses mendapatkan apresiasi Infobank Top 100 Most Outstanding Women 2022. Piagam Infobank Top 100 Most Outstanding Women 2022 kemudian diterima oleh perwakilan dari Kepala Wilayah ACA Jawa Tengah Nina Sri Hastuti, pada Jumat, 20 Mei 2022, bertempat di Hotel Alila Solo. Ajang penghargaan untuk para kartini di industri jasa keuangan nasional ini, memilih Juliati berkat loyalitas dan kontribusinya yang besar terhadap lembaga yang ia pimpin sejak pertengahan 2020 itu.

Juliati telah bergabung dengan ACA sejak 1975. Ketika itu, ia berperan sebagai kepala cabang hingga 1986. Loyalitas dan kerja kerasnya mendapatkan apresiasi dari pimpinan. Ia kemudian ditunjuk menjadi branch coordinator dan general manager. Terhitung sejak 1995, ia dipercaya pemegang saham untuk duduk di jajaran direksi, dengan menjadi Direktur Pengembangan Bisnis. Baru pada pertengahan 2020, dirinya dipercaya menjadi Direktur Utama ACA.

Semangatnya untuk tidak pernah berhenti belajar, telah membuat ia memiliki kapasitas yang unggul dalam mengelola institusi yang ia pimpin. Berkat kepemimpinannya, ACA berhasil melewati masa sulit pandemi Covid-19 dengan baik. ACA tercatat berhasil menjaga momentum pertumbuhan meski di tengah ketidakpastian. Kepercayaan konsumen dan pasar pun dapat dijaga.

Sepanjang 2020 misalnya, ACA berhasil membukukan kinerja positif. Walaupun premi mengalami kontraksi, laba tetap tumbuh solid. Juliati juga menaruh perhatian lebih terhadap digitalisasi. Baginya, digitalisasi menjadi bagian penting dan makin memainkan peran vital di era sekarang.

Per Maret 2022, Asuransi Central Asia mencatatkan total aset sebesar Rp12,64 triliun, total laba Rp713,14 miliar, dengan pendapatan premi bersih sebesar Rp282,63 miliar. (*) Steven Widjaja

Rezkiana Nisaputra

Recent Posts

Diam-diam Ada Direksi Bank Mandiri Serok 155 Ribu Saham BMRI di Awal 2026

Poin Penting Direktur Operasional Bank Mandiri, Timothy Utama, membeli 155 ribu saham BMRI senilai Rp744… Read More

2 hours ago

Astra Mau Buyback Saham Lagi, Siapkan Dana Rp2 Triliun

Poin Penting ASII lanjutkan buyback saham dengan dana maksimal Rp2 triliun, dilaksanakan pada 19 Januari–25… Read More

2 hours ago

OJK Beberkan 8 Pelanggaran Dana Syariah Indonesia, Apa Saja?

Poin Penting OJK menemukan delapan pelanggaran serius yang merugikan lender, termasuk proyek fiktif, informasi palsu,… Read More

3 hours ago

Meluruskan Penegakan Hukum Tipikor di Sektor Perbankan yang Sering “Bengkok”

Oleh A.Y. Eka Putra, Pemerhati Ekonomi dan Perbankan PENEGAKAN hukum tindak pidana korupsi di sektor… Read More

7 hours ago

Prospek Saham 2026 Positif, Mirae Asset Proyeksikan IHSG 10.500

Poin Penting Mirae Asset menargetkan IHSG 2026 di level 10.500, meski tekanan global dan data… Read More

16 hours ago

Pembiayaan Emas Bank Muamalat melonjak 33 kali lipat

PT Bank Muamalat Indonesia Tbk mencatat kinerja positif pada pembiayaan kepemilikan emas syariah melalui produk… Read More

16 hours ago