News Update

Direksi BUMD Mulai Dipanggil Juragan Baru

PARA pengurus di 1.056 perusahaan badan usaha milik daerah (BUMD) deg-degan. Apalagi yang perusahaannya merugi dan mereka tidak punya hubungan baik dengan kepala daerah terpilih yang akan menjadi juragan baru. Juragan baru tersebut adalah 545 kepala daerah yang terpilih dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak pada 27 November 2024 lalu.

Rinciannya adalah 37 Gubernur, 415 bupati, dan 93 walikota. Sebagian besar atau 296 kepala daerah akan dilantik serentak oleh Presiden Prabowo Subianto pada 6 Februari 2025. Sisanya, dilantik pada gelombang berikutnya setelah persidangan sengketa hasil Pilkada di Mahkamah Konstitusi selesai.

DKI Jakarta adalah Pemerintah Provinsi (Pemprov) yang memiliki jumlah BUMD paling banyak yaitu 14 perusahaan BUMD milik Pemprov DKI Jakarta yang tak semua mencetak untung. Kendati belum dilantik, pasangan gubernur terpilih Pramono Anung dan Rano Karno melalui tim transisi pun sudah memanggil sejumlah direksi BUMD.

Baca juga: Awas! Bahaya Laten Crowding Out dari Ketatnya Likuiditas di Pasar

“Kami dipanggil tim transisi, untuk diberi arahan mengenai program-program unggulan yaitu transportasi, kesediaan pangan, dan mengatasi banjir,” ujar seorang direktur utama BUMD di Provinsi DKI kepada The AsianPost bulan lalu.

Menurut data The Asian Post, dari jumlah 14 BUMD milik Pemprov DKI, ada tiga yang rapor keuangannya kurang sehat, yaitu Jakarta Propertindo, Jakarta Tourisindo, dan Pembangunan Sarana Jaya. Sementara 2 perusahaan yang bergerak di sektor keuangan, yaitu Bank DKI dan Jamkrinda Jakarta yang dua-duanya sehat dan menguntungkan.

BUMD di bidang keuangan umumnya menjadi penopang utama bagi kinerja keuangan BUMD baik dari sisi kontribusi laba maupun praktik good corporate governance (GCG). BUMD di sektor keuangan seperti BPD, BPR, dan penjaminan kredit daerah (Jamkrida), memiliki tata kelola yang lebih baik karena dipagari oleh aturan ketat Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

BUMD mana yang pengurusnya bakal diganti oleh kepala daerah baru 2025? BUMD Keuangan mana yang kinerjanya sangat gemilang menurut Rating BUMD Keuangan Versi The Asian Post 2025? Baca selengkapnya kajian The Asian Post dalam Majalah Infobank Nomor 562 Februari 2025!

Galih Pratama

Berkecimpung di industri media sejak 2014. Saat ini di infobanknews.com bertugas menulis dan menyunting artikel yang berkaitan dengan isu ekonomi, perbankan, pasar modal hingga industri keuangan non-bank (IKNB).

Recent Posts

Rupiah Babak Belur, Misbakhun Kritik Kebijakan BI yang Konvensional

Poin Penting Ketua Komisi XI DPR RI, Mukhamad Misbakhun, menilai BI masih menggunakan pendekatan konvensional… Read More

5 mins ago

Bank Mandiri Mau Gelar RUPST 29 April 2026, Simak Agenda Lengkapnya

Poin Penting PT Bank Mandiri (Persero) Tbk akan mengadakan RUPST tahun buku 2025 pada 29… Read More

43 mins ago

Siap-Siap! Bea Cukai Buka 300 Formasi CPNS Lulusan SMA Bulan Depan

Poin Penting Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa akan membuka rekrutmen CPNS untuk 300 lulusan SMA/sederajat… Read More

1 hour ago

Rupiah Terlemah Sepanjang Sejarah, Begini Respons BI

Poin Penting Rupiah ditutup melemah 70 poin (0,41 persen) ke Rp17.105 per dolar AS, menjadi… Read More

1 hour ago

CIMB Perluas Segmen Affluent ASEAN Sejalan Strategi Forward30

Poin Penting CIMB memperluas layanan wealth untuk menangkap pertumbuhan segmen affluent di ASEAN. Strategi ini… Read More

2 hours ago

Cinema XXI (CNMA) Tebar Dividen Jumbo Rp980 Miliar, Ini Jadwal Pembayarannya

Poin Penting CNMA membagikan dividen Rp12 per saham, termasuk dividen interim Rp5 per saham. Pembayaran… Read More

3 hours ago