Jakarta – PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BNI) telah menyelenggarakan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPS-LB) dengan agenda perubahan susunan direksi.
Sesuai dengan prediksi Infobank, nama Royke Tumilaar resmi menggantikan Herry Sidharta menduduki jabatan Direktur Utama BNI. Tak hanya itu, nama Silvano Winston Rumantir juga diboyong untuk menempati jabatan Direktur Bisnis dan Korporasi.
Meski begitu, jajaran Komisaris BNI tidak ada mengalami perubahan. Dengan begitu berikut susunan direksi dan Komisaris BNI dari hasil RUPSLB:
Direksi:
-Direktur Utama: Royke Tumilaar*
-Wakil Direktur Utama: Adi Sulistyowati
-Direktur Corporate Banking: Silvano Winston Rumantir*
-Direktur Bisnis UMKM dan Jaringan: M Iqbal*
-Direktur Keuangan: Novita Widya Anggraini*
-Direktur Manajemen Risiko: David Pirzada*
-Direktur Layanan dan Jaringan: Ronny Venir*
-Direktur Tresuri dan Internasional: Henry Panjaitan*
-Direktur Human Capital dan Kepatuhan: Bob Tyasika Ananta
-Direktur Bisnis Konsumer: Corina Leyla K.
-Direktur Teknologi Informasi dan Operasi: Y B. Hariantono
-Direktur Hubungan Kelembagaan: Sis Apik W
Komisaris:
-Komisaris Utama/Komisaris Independen: Agus D Martowardojo
-Wakil Komisaris Utama/Komisaris Independen: Pradjoto
-Komisris Independen: Sigit Widyawan
-Komisris Independen: Asmawi Syam
-Komisris Independen: Septian Hario S
-Komisris Independen: Imam Sugema
-Komisaris: Joni Swastanto
-Komisaris: Askolani
-Komisaris: Ratih Nurdiati
-Komisaris: Susyanto
Editor: Rezkiana Np
Oleh A.Y. Eka Putra, Pemerhati Ekonomi dan Perbankan PENEGAKAN hukum tindak pidana korupsi di sektor… Read More
Poin Penting Mirae Asset menargetkan IHSG 2026 di level 10.500, meski tekanan global dan data… Read More
PT Bank Muamalat Indonesia Tbk mencatat kinerja positif pada pembiayaan kepemilikan emas syariah melalui produk… Read More
Poin Penting Realisasi investasi hilirisasi 2025 mencapai Rp584,1 triliun, tumbuh 43,3 persen yoy dan menyumbang… Read More
Poin Penting Avrist pindah kantor pusat ke Wisma 46 untuk mendukung pertumbuhan bisnis. Target pertumbuhan… Read More
Poin Penting Penempatan dana Rp276 triliun di bank pelat merah dinilai tidak signifikan mendorong perekonomian,… Read More
View Comments
Terlalu banyak komisaris.
Kerjaan yg paling disukai kementrian BUMN sepertinya menganti2 Direksi BUMN. Untuk Bank BUMN bankir Mandiri menjadi prioritas selama Erick jadi mentri.