Jakarta – PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BNI) telah menyelenggarakan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPS-LB) dengan agenda perubahan susunan direksi.
Sesuai dengan prediksi Infobank, nama Royke Tumilaar resmi menggantikan Herry Sidharta menduduki jabatan Direktur Utama BNI. Tak hanya itu, nama Silvano Winston Rumantir juga diboyong untuk menempati jabatan Direktur Bisnis dan Korporasi.
Meski begitu, jajaran Komisaris BNI tidak ada mengalami perubahan. Dengan begitu berikut susunan direksi dan Komisaris BNI dari hasil RUPSLB:
Direksi:
-Direktur Utama: Royke Tumilaar*
-Wakil Direktur Utama: Adi Sulistyowati
-Direktur Corporate Banking: Silvano Winston Rumantir*
-Direktur Bisnis UMKM dan Jaringan: M Iqbal*
-Direktur Keuangan: Novita Widya Anggraini*
-Direktur Manajemen Risiko: David Pirzada*
-Direktur Layanan dan Jaringan: Ronny Venir*
-Direktur Tresuri dan Internasional: Henry Panjaitan*
-Direktur Human Capital dan Kepatuhan: Bob Tyasika Ananta
-Direktur Bisnis Konsumer: Corina Leyla K.
-Direktur Teknologi Informasi dan Operasi: Y B. Hariantono
-Direktur Hubungan Kelembagaan: Sis Apik W
Komisaris:
-Komisaris Utama/Komisaris Independen: Agus D Martowardojo
-Wakil Komisaris Utama/Komisaris Independen: Pradjoto
-Komisris Independen: Sigit Widyawan
-Komisris Independen: Asmawi Syam
-Komisris Independen: Septian Hario S
-Komisris Independen: Imam Sugema
-Komisaris: Joni Swastanto
-Komisaris: Askolani
-Komisaris: Ratih Nurdiati
-Komisaris: Susyanto
Editor: Rezkiana Np
Poin Penting Bank KBMI 3 berada di tengah tekanan bank raksasa KBMI 4 dan bank… Read More
Poin Penting Porsi saham free float Permata Bank sekitar 10 persen, telah melampaui ketentuan minimum… Read More
Poin Penting BEI mulai pilot project kenaikan free float 15 persen dengan menyasar 49 emiten… Read More
Jakarta - Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan ekonomi Indonesia sepanjang tahun 2025 tumbuh 5,11 persen… Read More
Jakarta – Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa memproyeksikan nilai restitusi pajak pada 2026 sebesar Rp270 triliun. Proyeksi… Read More
Poin Penting: Pertumbuhan Ekonomi Kuartal IV-2025 Indonesia tumbuh 5,39% yoy, lebih tinggi dari kuartal III-2025… Read More
View Comments
Terlalu banyak komisaris.
Kerjaan yg paling disukai kementrian BUMN sepertinya menganti2 Direksi BUMN. Untuk Bank BUMN bankir Mandiri menjadi prioritas selama Erick jadi mentri.