Ilustrasi: Kantor perbankan. (Foto: istimewa)
Oleh Ryan Kiryanto, Ekonom Senior dan Associate Faculty Lembaga Pengembangan Perbankan Indonesia
TINJAUAN analitis ini mengupas tentang bagaimana dinamika perekonomian (global, kawasan, dan domestik) memengaruhi kegiatan operasional dan strategi perbankan sehingga mampu bertahan serta terus bertumbuh dan berkembang. Saat dunia memasuki 2024, lanskap ekonomi global menghadirkan hamparan peluang dan tantangan yang kompleks. Tahun-tahun sebelumnya ditandai oleh peristiwa global yang belum pernah terjadi, terutama terkait dengan kebijakan ekonomi dan kemajuan teknologi informasi/TI (baca: digitalisasi), ketika pandemi Coronavirus Disease 2019 (COVID-19) melanda seluruh dunia.
Situasi dan kondisi yang berubah cepat itu memaksa pelaku industri perbankan melakukan langkah-langkah transformasi untuk tetap dapat beroperasi, lalu bertahan, hingga akhirnya bertumbuh dan berkembang secara berkesinambungan (sustainble growth). Akselerasi menuju digitalisasi, ditambah dengan perubahan ekspektasi konsumen dan lingkungan peraturan yang terus berkembang, telah secara signifikan memengaruhi lintasan operasi dan strategi perbankan.
Poin Penting Purbaya Yudhi Sadewa memperpanjang penempatan dana pemerintah Rp200 triliun di bank BUMN hingga… Read More
Poin Penting Menag Nasaruddin Umar melaporkan penggunaan jet pribadi ke KPK sebagai bentuk transparansi dan… Read More
Poin Penting IHSG menguat 1,50 persen ke level 8.396,08 pada Senin (23/2/2026), dengan 468 saham… Read More
Poin Penting KPK menyatakan Menag Nasaruddin Umar bebas sanksi pidana karena melaporkan dugaan gratifikasi jet… Read More
Poin Penting E-wallet berkembang optimal melalui kolaborasi lintas platform dan bukan sekadar transformasi menjadi super… Read More
Poin Penting OJK Jambi awasi ketat tindak lanjut PT Bank Pembangunan Daerah Jambi pascagangguan ATM… Read More