Industri perbankan nasional. (Foto: Ilustrasi)
Oleh Ryan Kiryanto, Ekonom Senior dan Associate Faculty Lembaga Pengembangan Perbankan Indonesia
DALAM riset Moody’s Investors Service tentang “10 Pertanyaan Kredit Besar 2024” yang terekspose dalam website-nya yang terbit 18 Januari 2024, disebutkan beberapa catatan yang relevan dengan perbankan Indonesia ke depan.
Pertama, apakah laju penurunan inflasi global akan mulus atau bergelombang? Moody’s memperkirakan inflasi akan kembali ke target bank sentral pada 2025 nanti, tetapi pada jalur bergelombang dengan lompatan sesekali yang mempersulit pembuatan kebijakan dan membuat pasar tetap gelisah. Tekanan geopolitik menambah risiko melandainya inflasi karena terancam oleh kenaikan harga minyak dunia yang mengarah ke kisaran US$90-US$100 per barel.
Poin Penting BEI melakukan evaluasi mayor dan minor sejumlah indeks untuk periode Februari 2026, dengan… Read More
Poin Penting Empat alumni LPDP telah mengembalikan dana hingga Rp2 miliar per orang karena tidak… Read More
Poin Penting WSKT dan Kementerian PU bangun 5 blok Huntara di Aceh Utara, menampung hingga… Read More
Poin Penting OJK menetapkan free float minimum saham menjadi 15 persen, naik dari 7,5 persen,… Read More
Poin Penting BRI membuka peluang rasio dividen 2025 lebih tinggi, didukung CAR kuat di level… Read More
Poin Penting Grab melalui A5-DB Holdings menambah kepemilikan saham Superbank (SUPA) sebanyak 253,91 juta saham… Read More