Industri perbankan nasional. (Foto: Ilustrasi)
Oleh Ryan Kiryanto, Ekonom Senior dan Associate Faculty Lembaga Pengembangan Perbankan Indonesia
DALAM riset Moody’s Investors Service tentang “10 Pertanyaan Kredit Besar 2024” yang terekspose dalam website-nya yang terbit 18 Januari 2024, disebutkan beberapa catatan yang relevan dengan perbankan Indonesia ke depan.
Pertama, apakah laju penurunan inflasi global akan mulus atau bergelombang? Moody’s memperkirakan inflasi akan kembali ke target bank sentral pada 2025 nanti, tetapi pada jalur bergelombang dengan lompatan sesekali yang mempersulit pembuatan kebijakan dan membuat pasar tetap gelisah. Tekanan geopolitik menambah risiko melandainya inflasi karena terancam oleh kenaikan harga minyak dunia yang mengarah ke kisaran US$90-US$100 per barel.
Poin Penting Kerusakan atau hang perangkat operasional seperti aplikasi kasir bisa menyebabkan gangguan bisnis serius… Read More
Poin Penting Ekonomi Indonesia tumbuh 5,11% (yoy) pada kuartal IV 2025, tertinggi dalam empat kuartal… Read More
Poin Penting Pemerintah resmi menghentikan subsidi motor listrik pada 2026, melanjutkan kebijakan tanpa insentif sejak… Read More
Poin Penting OJK mencatat jumlah polis asuransi kesehatan mencapai sekitar 21 juta, sebagai bagian dari… Read More
Poin Penting OJK menyoroti indikasi proyek fiktif di fintech lending dan menegaskan praktik fraud akan… Read More
Poin Penting Risiko banjir dan bencana meningkat, mendorong pentingnya proteksi aset sejak dini melalui asuransi… Read More