Pegerakan pasar saham. (Foto: istimewa)
Jakarta – Performa Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan hari ini, Rabu (23/11), cukup diapresiasi lantaran mampu bertahan dari kepungan sentimen negatif yang tersedia di pasar, dengan tetap mampu tumbuh sebesar 23,53 poin (0,33 persen) menuju level 7.054,12.
Sebanyak 249 saham menguat, 255 saham melemah dan 199 saham lainnya masih jalan di tempat. Transaksi perdagangan mencapai Rp11,1 triliun dari 24,3 miliar saham yang diperdagangkan.
Tiga indeks tematik kompak menghijau, yaitu Indeks LQ45 yang menguat 0,16 persen menuju 998,498, indeks JII surplus 0,3 persen ke 607,867, dan indeks IDX30 yang juga meningkat 0,14 persen ke 525,07.
Secara sektoral, indeks yang mampu menguat yaitu sektor energi sebesar 1,2 persen, bahan baku 0,16 persen, non siklikal 0,52 persen, keuangan 0,99 persen, properti 0,61 persen dan transportasi 0,95 persen.
Sedangkan sektor yang masih terendam di zona merah yaitu sektor industri yang melemah 0,13 persen, siklikal 0,03 persen, kesehatan 0,04 persen, teknologi 0,68 persen, dan infrastruktur 0,05 persen.
Deretan saham yang masuk top gainers, yaitu PT Tera Data Indonusa Tbk (AXIO), PT Batavia Prosperindo Trans Tbk (BPTR), dan PT Perdana Gapuraprima Tbk (GPRA). Sedangkan saham-saham yang masuk kategori top losers adalah PT Pelangi Indah Canindo Tbk (PICO), PT Logindo Samudramakmur Tbk (LEAD) dan PT Red Planet Indonesia Tbk (PSKT).
Tiga saham yang teraktif diperdagangkan antara lain PT Bank Central Asia Tbk (BBCA), PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI) dan PT Bumi Resources Tbk (BUMI). (*) TAF
Poin Penting KPK melakukan OTT di lingkungan Bea Cukai Kemenkeu dan menangkap Rizal, mantan Direktur… Read More
Poin Penting Istana membantah kabar Presiden Prabowo menggunakan dua pesawat kenegaraan untuk perjalanan luar negeri.… Read More
Poin Penting BTN menargetkan pembiayaan 20.000 rumah rendah emisi pada 2026, setelah menyalurkan 11.000 unit… Read More
Poin Penting Pakar menilai masuknya Danantara Indonesia ke pasar modal sah secara hukum dan tidak… Read More
Poin Penting NPL konstruksi BTN berasal dari kredit legacy sebelum 2020 yang proses pemulihannya membutuhkan… Read More
Poin Penting Komisi VIII DPR RI menekankan sinergi lintas kementerian dan lembaga untuk memperkuat penanggulangan… Read More