Menteri BUMN Erick Thohir. (Foto: Istimewa)
Jakarta – Menteri BUMN Erick Thohir digadang-gadang menjadi salah satu calon wakil presiden (cawaspres) potensial di Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024. Apalagi berdasarkan salah satu lembaga survei di Tanah Air, hasilnya elektabilitas orang nomor satu di BUMN ini berada di posisi teratas cawapres.
Menanggapi hal tersebut, Erick Thohir mengapresiasi apabila namanya masuk dalam radar politik khususnya dalam pencalonan cawapres di Pilpres 2024.
“Jangan kita terjebak pemikiran-pemikiran survei. Apa itu ya apresiasi tapi, kita tahu konteksnya di politik Indonesia kalau bicara capres-wapres keputusannya partai,” ujar Erick kepada awak media, dikutip Kamis, 4 Mei 2023.
Baca juga: Peluang Mahfud MD jadi Cawapres Dampingi Ganjar
Apalagi, lanjut Erick, dirinya hingga saat ini tak memiliki atau tak bernaung di partai politik manapun. Sehingga, dia mengaku lebih memprioritaskan untuk fokus menggenjot kinerja BUMN, ketimbang masuk ke ranah politik.
“Keputusannya (cawapres) partai, harus 20%. Kebetulan saya nggak punya partai. Saya dalam bicara politik selalu berhati-hati, jangan sampai performance BUMN tidak baik,”lanjutnya.
Sebagai pembantu Presiden Joko Widodo (Jokowi), kata Erick, dirinya akan terus membuktikan kinerja BUMN ke depan jauh lebih baik. “Saya tegak lurus dengan Bapak Presiden, saya ini menteri BUMN,”tegas Erick.
Baca juga: NasDem Sudah Siapkan Lima Kandidat Cawapres Anies
Seperti diketahui, nama Erick Thohir menjadi satu dari tujuh nama cawapres yang disebut Jokowi berpotensi mendampingi Ganjar sebagai cawapres.
“Yang cocok banyak. Ada Pak Erick, Pak Sandiaga Uno, Pak Mahfud MD, Pak Ridwan Kamil, Cak Imin, dan Pak Airlangga,” kata Jokowi beberapa waktu lalu.(*)
Poin Penting Notional value transaksi ICDX mencapai Rp12.477 triliun pada kuartal I 2026, melonjak 96%… Read More
Poin Penting OJK mulai membuka informasi saham dengan konsentrasi kepemilikan tinggi (high shareholding concentration) di… Read More
Poin Penting AAUI menyebut industri kesulitan memenuhi modal minimum tahap I 2026. Minat pemegang saham… Read More
Poin Penting KB Bank balik laba Rp66,59 miliar di 2025 dari rugi Rp6,33 triliun pada… Read More
Poin Penting Bank Mandiri terbitkan global bond USD750 juta dengan kupon 5,25% dan tenor 5… Read More
Poin Penting OJK rampungkan empat reformasi pasar modal untuk tingkatkan transparansi. OJK akan temui MSCI… Read More