Menko Polhukam Mahfud MD/istimewa
Jakarta – Menko Polhukam Mahfud MD menanggapi dengan santai perihal guguatan yang dilayangkan pimpinan Pondok Pesantren Al Zaytun, Indramayu, Panji Gumilang kepada dirinya ke Pengadilan Negeri Jakarta Pusat senilai Rp5 triliun.
Dalam gugatannya sendiri, Panji Gumilang meminta ganti rugi materiel sebesar Rp5 triliun kepada Mahfud MD lantaran pelbagai pernyataannya selama ini terkait Ponpes Al Zaytun yang diduga melanggar hukum.
“Biarkan saja, kita layani seperti biasa. Itu masalah kecil, “ kata Mahfud, dikutip, Jumat (21/7).
Baca juga: Panji Gumilang Kuasai 295 Sertifikat Tanah, Diduga Penyalahgunaan Kekayaan Al Zaytun
Ia mengatakan, pihaknya tidak akan terkecoh dengan gugatan yang dinilai untuk mengalihkan perhatian dari dugaan tindak pidana yang mungkin menjerat Panji Gumilang.
Sebaliknya, aparat penegak hukum akan tetap menjalankan proses hukum dugaan tindak pidana yang dilakukan oleh Panji Gumilang.
“Kita tidak akan terkecoh untuk mengalihkan perhatian. Akan tetap diproses dugaan tindak pidana dalam kasus pencucian uang atas aset dan rekening yang kini sudah dibekukan,” terangnya.
Diketahui, Panji menggugat Mahfud ke PN Jakarta Pusat yang terdaftar dengan nomor perkara 445/Pdt.G/2023/PN Jkt.Pst.
Tak tanggung-tanggung, pemimpin ponpes tersebut menggugat Mahfud MD senilai Rp5 triliun atas pernyataan Mahfud MD yang dianggap berisi fitnah. (*)
Editor: Galih Pratama
Poin Penting Permata Bank membagikan dividen Rp1,266 triliun atau Rp35 per saham dari laba 2025.… Read More
Poin Penting Ketua Komisi XI DPR RI, Mukhamad Misbakhun, menilai BI masih menggunakan pendekatan konvensional… Read More
Poin Penting PT Bank Mandiri (Persero) Tbk akan mengadakan RUPST tahun buku 2025 pada 29… Read More
Poin Penting Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa akan membuka rekrutmen CPNS untuk 300 lulusan SMA/sederajat… Read More
Poin Penting Rupiah ditutup melemah 70 poin (0,41 persen) ke Rp17.105 per dolar AS, menjadi… Read More
Poin Penting CIMB memperluas layanan wealth untuk menangkap pertumbuhan segmen affluent di ASEAN. Strategi ini… Read More