Categories: Keuangan

Digitalisasi Timbulkan Kesenjangan bagi BPR dan Fintech

Jakarta – Era digitalisasi mendorong industri keuangan untuk dapat berinovasi dalam memenuhi kebutuhan para nasabahnya. Namun hal ini ternyata menimbulkan kesenjangan bagi Bank Perekonomian Rakyat (BPR) dan Fintech.

Namun, Kepala Departemen Penelitian dan Pengaturan Perbankan OJK, Anung Herlianto, mengatakan bahwa seiring dengan maraknya non finansial unregulated atau platform IT yang digunakan untuk infrastruktur keuangan, memunculkan kesenjangan salah satunya bagi BPR dan fintech.

“BPR ini kan agak terjepit dari sisi hulu dan hilir kebijakan KUR (Kredit Usaha Rakyat), fintech peer-to-peer lending yang menusuk ke jantung-jantung BPR itu juga sudah sangat menjepit market share bagi BPR,” ucap Anung dalam Spark IBF Summit 2023 di Jakarta, 27 Februari 2023

Berdasarkan hal itu, Anung menjelaskan bahwa OJK kemudian mengeluarkan panduan bagi fintech dan BPR untuk dapat bekerja sama. “Ini seperti kerjasama antara si lumpuh dengan si buta, fintech punya teknologi, BPR punya market, punya liquidity dan kita koneksikan,” imbuhnya.

Lebih lanjut, ia menjelaskan nantinya kerjasama tersebut dapat dilakukan pada skala yang lebih besar yaitu perbankan, sehingga menciptakan cara pandang yang sama pada ekosistem untuk melihat risiko dan teknologi bersamaan.

“Inilah harapan kita ke depan dalam financial system dan financial industry in Indonesia itu akan tercipta,” ujar Anung. (*)

Editor: Rezkiana Nisaputra

Khoirifa Argisa Putri

Bergabung dengan infobanknews.com sejak 2022. Lulusan Ilmu Komunikasi Universitas Gunadarma bertugas meliput dan menulis berita di Bursa Efek Indonesia (BEI) seputar pasar modal dan korporasi, serta perbankan dan Industri Keuangan Non-Bank (IKNB).

Recent Posts

Asbisindo Institute–VOCASIA Hadirkan E-Learning untuk Perkuat Kompetensi Bankir Syariah

Poin Penting Asbisindo Institute dan VOCASIA meluncurkan platform e-learning terintegrasi untuk memperkuat kapabilitas SDM perbankan… Read More

7 hours ago

Penyelundupan BBM Subsidi Marak, DPR Desak Pengawasan Diperketat

Poin Penting Penyelundupan BBM bersubsidi masih marak dan meresahkan masyarakat, terutama yang berhak menerima subsidi… Read More

12 hours ago

Grab Luncurkan 13 Fitur Baru Berbasis AI, Apa Saja?

Poin Penting Grab meluncurkan 13 fitur berbasis AI di acara GrabX untuk meningkatkan kenyamanan pengguna,… Read More

13 hours ago

Indonesia SIPF Siapkan Consultation Paper, Ini Tujuannya

Poin Penting SIPF menyiapkan consultation paper untuk mendorong Lembaga Perlindungan Pemodal masuk dalam revisi UU… Read More

13 hours ago

BI Sinyalkan Ruang Penurunan BI Rate Kian Sempit, Dampak Konflik Timur Tengah

Poin Penting Ruang penurunan suku bunga makin sempit, BI fokus pada stabilitas di tengah ketidakpastian… Read More

13 hours ago

Lo Kheng Hong Borong Saham Intiland dan Gajah Tunggal, Ini Profilnya

Poin Penting Lo Kheng Hong terus mengakumulasi saham DILD dan GJTL sepanjang awal 2026 saat… Read More

13 hours ago