Perbankan

Digitalisasi Produk dan Layanan jadi Fokus Utama BPD DIY

Jakarta – Pemanfaatan berbagai teknologi di bidang layanan keuangan telah membawa perubahan signifikan bagi pelaku industri perbankan di Tanah Air.

Di mana, perubahan pola konsumsi masyarakat ke ranah digital mendorong perbankan melakukan akselerasi proses transformasi menuju perbankan digital.

Hal ini bukan hanya diperuntukkan bagi bank besar saja, melainkan bank daerah yang berperan penting dalam membantu pertumbuhan ekonomi daerah.

Tak terkecuali, bagi Bank Pembangunan Daerah (BPD) DIY. Digitaliasi produk dan layanan masih menjadi fokus utama dalam menjalankan roadmap jangka panjang perseroan.

“Kita sebagai bank pemerintah daerah harus mendukung layanan digital yang menjadi sebuah keniscayaan bagi lembaga keuangan khususnya bank,” kata Direktur Utama Bank BPD DIY Santoso Rohmad kepada Infobanknews disela-sela Acara “12th Infobank-Isentia Digital Brand Award 2023”, di Jakarta, Rabu, 12 April 2023.

Menurutnya, transformasi digital yang semakin cepat turut mendorong BPD DIY melakukan beragam inovasi untuk memenuhi kebutuhan nasabah dalam bertransaksi maupun layanan perbankan lainnya dengan aman, cepat dan akuntabel.

“Semua inovasi tersebut sudah susun dalam sebuah roadmap digitalisi BPD DIY dalam 10 tahun ke depan. Bahkan infrastrukturnya sudah kita persiapkan, termasuk di bidang sumber daya manusia,” ungkapnya.

Dalam mendukung transformasi digital bank pelat merah DIY, pihaknya sengaja merekrut SDM bidang IT berkualitas untuk menyusun program-program non utama bank seperti layanan adan Usaha Milik Desa (BUMDes)

“Di Yogya untuk SDM bidang IT berkualitas dari perguruan tinggi banyak sekali sehingga kita berdayakan untuk program tetap sampai magang bagi masiswa dalam menyusun program non unggulan bank,” jelasnya.

Lanjutnya, selain fokus pada pengembangan SDM berkualitas, dari sisi infrastruktur BPD DIY telah merencanakan penguatan infrastruktur digital melalui pembaharuan data center lebih handal.

Yakni dengan meluncurkan meluncurkan berbagai layanan digital seperti mobile banking, cash management system (cms), e-samsat dan e-posti, QRIS dan Laku Pandai.

Data per Agustus 2022 menyebutkan, jumlah pengguna mobile banking BPD DIY menembus angka 132.317 nasabah dengan nominal transaksi mencapai Rp2,1 triliun. (*)

Editor: Rezkiana Nisaputra

Muhamad Ibrahim

Berpengalaman sebagai jurnalis sejak 2014. Saat ini bertugas menulis tentang isu nasional, internasional, ekonomi, perbankan, industri keuangan non-bank (IKNB), hingga Badan Usaha Milik Negara (BUMN).

Recent Posts

IHSG Sesi I Ditutup Lanjut Menguat 3,39 Persen ke Level 7.207

Poin Penting IHSG menguat signifikan 3,39% ke level 7.207 pada sesi I, didorong sentimen positif… Read More

1 hour ago

Kemenkop dan MUI Kolaborasi Perkuat Ekonomi Umat lewat Koperasi Desa

Poin Penting Kemenkop dan MUI berkolaborasi untuk memperkuat pemberdayaan ekonomi umat melalui koperasi berbasis syariah.… Read More

2 hours ago

Purbaya Ungkap Alasan Tahan Harga BBM Subsidi demi Jaga Daya Beli

Poin Penting: Pemerintah menahan harga BBM subsidi untuk menjaga daya beli masyarakat dan mencegah perlambatan… Read More

2 hours ago

Adira Finance Tebar Dividen Rp777,37 Miliar, Cek Jadwalnya

Poin Penting Adira Finance membagikan dividen Rp772,37 miliar (Rp630/saham) atau sekitar 50 persen dari laba… Read More

4 hours ago

Injeksi Likuiditas ke Bank Pelat Merah, Bank-bank Non-Himbara Kena Spillover Effect

Poin Penting Pemerintah menyiapkan injeksi likuiditas Rp100 triliun ke bank-bank Himbara untuk menjaga stabilitas sistem… Read More

4 hours ago

Viral Ribuan Motor Listrik untuk Operasional MBG, Purbaya: Tahun Lalu Kita Tolak!

Poin Penting Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyebut usulan pengadaan motor listrik dan komputer untuk… Read More

4 hours ago