Yogyakarta – Seiring perkembangan zaman, digitalisasi jadi suatu kewajiban bagi industri perbankan. Bank-bank berlomba dalam memberikan layanan digital untuk memudahkan nasabah dalam bertransaksi, begitupula dengan Bank Mandiri.
Corporate Secretary Bank Mandiri Rudi As Aturridha mengatakan, pihaknya terus melanjutkan transformasi digital sebagai strategi utama dalam mendorong bisnis.
“Optimalisasi digital sukses mendorong transaksi nasabah ke channel digital,” kata Rudi, dalam media gathering Bank Mandiri di Yogyakarta, Kamis, 16 Desember 2021.
Ia menjelaskan, hingga September 2021, sebanyak 98,6% total transaksi nasabah ritel Bank Mandiri telah beralih ke channel digital.
“Bank Mandiri secara aktif telah melakukan transformasi mandiri digital agar dapat memenuhi seluruh kebutuhan transaksi nasabah baik ritel maupun wholesales,” ujar Rudi. (*) Bagus Kasanjanu
Poin Penting 15,2 juta NIB diterbitkan, 14,9 juta untuk usaha mikro; masih ada 40 juta… Read More
Poin Penting Pemerintah memperpanjang penempatan Rp200 triliun di bank-bank milik negara hingga September 2026 untuk… Read More
Poin Penting Studi CELIOS menunjukkan Program MBG bisa membuang 62–125 juta porsi/minggu, merugikan negara Rp622… Read More
Poin Penting OJK menegaskan tidak ada perpanjangan waktu, semua UUS asuransi wajib spin off paling… Read More
Poin Penting Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa ungkap sudah ada sejumlah pendaftar calon ADK OJK, terutama… Read More
Poin Penting Pemerintah memastikan dana THR 2026 sebesar Rp55 triliun telah siap dan tinggal menunggu… Read More