Jakarta–Bank Indonesia (BI) terus mendorong berbagai industri dan pemerintah untuk dapat memanfaatkan teknologi dalam pelayanannya kepada masyarakat. Dengan demikian, maka kualitas ekonomi di tingkat masyarakat akan lebih berkualitas dan transparan.
Gubernur BI Agus DW Martowardojo mengatakan, Indonesia harus bisa memanfaatkan potensi yang ada dalam memanfaatkan era digitalisasi ini. Dirinya meyakini, dengan memanfaatkan potensi dari digitalisasi ekonomi ini, akan dapat mendorong ekonomi RI tumbuh 7 persen.
“Pada akhirnya semua ini akan meningkatkan produktivitas perekonomian secara signifikan, maka akan ciptakan perekonomian lebih tinggi dan berkesinambungan. Digitalisasi ekonomi ini kalau dimanfaatkan akan dorong ekonomi tumbuh 7 persen,” ujarnya di Jakarta, Rabu, 9 Agustus 2017.
Lebih lanjut Agus mengungkapkan, bahwa saat ini Indonesia sudah mulai memasuki era revolusi industri ke-4. Di mana, dalam hal ini semua para pelaku industri dihadapkan pada pemanfaatan digital yang tengah berkembang. Jika hal itu tidak dilakukan, maka Indonesia akan tertinggal. (Bersambung ke halaman berikutnya)
Page: 1 2
Poin Penting Kerusakan atau hang perangkat operasional seperti aplikasi kasir bisa menyebabkan gangguan bisnis serius… Read More
Poin Penting OJK menargetkan aset asuransi tumbuh 5-7 persen pada 2026, seiring optimisme kinerja sektor… Read More
Poin Penting OJK memproyeksikan kredit perbankan 2026 tumbuh 10–12 persen, lebih tinggi dibanding target 2025… Read More
Poin Penting Kekerasan debt collector dan maraknya jual beli kendaraan STNK only menggerus kepercayaan publik,… Read More
Poin Penting OJK menegaskan peran penagihan penting menjaga stabilitas industri pembiayaan, namun wajib diatur rinci,… Read More
Poin Penting Menkeu Purbaya sidak dua perusahaan baja di Tangerang yang diduga menghindari pembayaran PPN… Read More