Jakarta – Sekitar 30 hingga 40 orang perwakilan nasabah gagal bayar Jiwasraya yang tergabung dalam Forum Korban Jiwasraya berhasil bertemu dengan Deputi Komisioner Hubungan Masyarakat (Humas) dan Manajemen Strategis Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Anto Prabowo serta Direktur Humas OJK Darmansyah.
Salah satu perwakilan Forum Korban Jiwasraya, Tomy Yusman menjelaskan, pertemuan tertutup yang berlangsung selama kurang lebih satu jam itu belum bisa memberikan solusi konkrit terkait seperti apa penyelesaian pembayaran klaim.
Dirinya menjelaskan, OJK hanya mendengarkan dan mencatat keluhan dan keinginan dari nasabah. Untuk selanjutnya, hal tersebut akan ditindaklanjuti oleh internal OJK.
“Kami masih menunggu juga. Semoga ada jawaban yang menenangkan buat nasabah,” ujarnya di Gedung OJK, Jakarta, Rabu, 12 Februari 2020.
Walau tak mendapat solusi konkrit, nasabah gagal bayar Jiwasraya lainnya, Ida Tumota sedikit lega karena surat permohonannya akhirnya direspon dengan baik, meski tidak dipertemukan dengan Kepala Eksekutif Pengawasan Industri Keuangan Non Bank.
“Dia (OJK) juga meminta kepada kami untuk menunggu sampai bulan Maret (pencairannya),” pungkas Ida.
Sebelumnya, pada (6/2) Forum Korban Jiwasraya menyampaikan surat kepada OJK agar dipertemukan dengan Kepala Eksekutif IKNB OJK Riswinandi untuk menagih kejelasan dari pihak otoritas keuangan atas klaim jatuh tempo yang belum juga dibayarkan. (*) Bagus Kasanjanu
Poin Penting Bank BPD Bali mendistribusikan 75 persen laba atau Rp826 miliar dari total keuntungan… Read More
Poin Penting Kini menabung emas bisa dilakukan di aplikasi emas yang menawarkan transaksi yang aman… Read More
Poin Penting Mahkamah Agung Amerika Serikat membatalkan tarif resiprokal Donald Trump, pemerintah Indonesia mencermati dampaknya… Read More
Poin Penting PT Bank KB Indonesia Tbk menggandeng PT BNI Asset Management memasarkan reksa dana… Read More
Poin Penting Kamar Dagang dan Industri Indonesia teken MoA dengan US-ASEAN Business Council untuk perluas… Read More
Poin Penting Mahkamah Agung Amerika Serikat membatalkan tarif resiprokal global Donald Trump karena dinilai melanggar… Read More