Market Update

Didorong Sektor Ini, IHSG Sesi I Berbalik Ditutup Menguat 0,26 Persen ke 8.263

Poin Penting

  • IHSG sesi I naik 0,26% ke level 8.263,12 dengan nilai transaksi mencapai Rp9,57 triliun.
  • Sektor teknologi memimpin penguatan sebesar 2,72%, disusul infrastruktur dan keuangan.
  • Beberapa sektor masih melemah, terutama properti (-1,44%) dan industri (-1,43%).

Jakarta – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan sesi I, Rabu, 5 November 2025, berbalik arah ke zona hijau dan ditutup menguat 0,26 persen ke level 8.263,12 dari posisi sebelumnya di 8.241,91.

Berdasarkan data RTI Business pada perdagangan hari ini, sebanyak 22,32 miliar saham diperdagangkan, dengan frekuensi perpindahan tangan sebanyak 1,28 juta kali, dan total nilai transaksi sebesar Rp9,57 triliun.

Kemudian, tercatat terdapat 349 saham terkoreksi, sebanyak 266 saham menguat dan sebanyak 192 saham tetap tidak berubah. 

Baca juga: IHSG Dibuka Melemah, Turun ke Level 8.192

Tidak hanya itu, mayoritas sektor tercatat bergerak positif. Sektor teknologi naik 2,72 persen, sektor infrastruktur meningkat 0,89 persen, sektor keuangan menguat 0,64 persen, dan sektor siklikal naik 0,47 persen.

Sementara itu, sektor transportasi naik 0,30 persen, sektor non-siklikal menguat 0,18 persen, sektor kesehatan naik 0,16 persen, dan sektor bahan baku meningkat 0,02 persen.

Sejumlah sektor masih berada di zona merah, seperti sektor properti yang turun 1,44 persen, sektor industri yang melemah 1,43 persen, dan sektor energi yang turun 0,39 persen

Baca juga: IHSG Berpotensi Lanjut Menguat, Cek Rekomendasi Saham ACES, CPIN hingga MAPA

Adapun, indeks-indeks bursa Asia mayoritas melemah, dengan Hang Seng Index merosot 0,24 persen dan melemah Nikkei 225 Index Tokyo menguat 2,55 persen. Sedangkan, Shanghai Composite Index Shanghai menguat 0,19 persen. (*)

Editor: Yulian Saputra

Khoirifa Argisa Putri

Bergabung dengan infobanknews.com sejak 2022. Lulusan Ilmu Komunikasi Universitas Gunadarma bertugas meliput dan menulis berita di Bursa Efek Indonesia (BEI) seputar pasar modal dan korporasi, serta perbankan dan Industri Keuangan Non-Bank (IKNB).

Recent Posts

Sompo Indonesia Hadirkan Asuransi Mudik, Premi Mulai Rp15 Ribu

Poin Penting Sompo Indonesia mengingatkan perjalanan mudik Idulfitri memiliki berbagai risiko, sehingga perlu perlindungan sejak… Read More

20 mins ago

Angkot Puncak Bogor Libur 5 Hari saat Lebaran, Kompensasi Rp1 Juta Disalurkan via Bank BJB

Poin Penting Pemprov Jabar menghentikan operasional angkot di jalur Puncak selama lima hari pada periode… Read More

25 mins ago

8,12 Juta Wajib Pajak Sudah Lapor SPT Tahunan

Poin Penting Hingga 15 Maret 2026 pukul 24.00 WIB, DJP mencatat 8.125.023 SPT Tahunan PPh… Read More

1 hour ago

AirAsia Indonesia Kantongi Pendapatan Rp7,87 Triliun, Rugi Terpangkas 15 Persen

Point Penting Pendapatan 2025 capai Rp7,87 triliun, sementara kerugian berhasil ditekan 15 persen dibandingkan tahun… Read More

1 hour ago

Jasamarga Trans Jawa Beri Diskon Tarif Tol 30 Persen Saat Lebaran 2026

Poin Penting PT Jasamarga Transjawa Tol memberlakukan diskon tarif tol sebesar 30 persen di ruas… Read More

1 hour ago

IHSG Sesi I Ditutup pada Zona Merah ke Posisi 7.039

Poin Penting IHSG sesi I 16 Maret 2026 ditutup di 7.039,40, turun 1,37 persen dari… Read More

2 hours ago