Ilustrasi - Emas menjadi komoditas paling diminati dalam transaksi multilateral di bursa berjangka pada 2025. (Foto: Istimewa)
Poin Penting
Jakarta – Komoditas emas menjadi primadona dalam transaksi multilateral di bursa berjangka sepanjang 2025. Hal ini tercermin dari kinerja transaksi multilateral di Indonesia Commodity & Derivatives Exchange (ICDX) yang mencatat pertumbuhan signifikan.
Sepanjang 2025, transaksi multilateral du ICDX tercatat meningkat 43,9 persen menjadi 1.175.332 lot, dengan total volume transaksi mencapain 816.473 lot. Kinerja tersebut didominasi oleh kontrak berjangka komoditas emas.
Volume transaksi kontrak GOLDGR tercatat sebanyak 281.280 lot, disusul GOLDUDMic sebanyak 180.110 lot, serta GOLDUD sebesar 43.390 lot.
Baca juga: Update Harga Emas Hari Ini: Galeri24 dan UBS Kian Meroket, Antam Anjlok
Direktur ICDX, Nursalam, menjelaskan bahwa pertumbuhan volume transaksi pada 2025 didorong oleh pergeseran preferensi pelaku pasar dari kontrak emas berbasis dolar AS ke kontrak emas berbasis rupiah yang dinilai lebih stabil dan terstandarisasi.
“Hal ini menunjukkan bahwa pengembangan produk emas ICDX semakin mengarah pada penguatan pasar domestik, dengan GOLDGR sebagai instrumen utama dalam mendukung pendalaman pasar emas nasional,” ujar Nursalam, dikutip, Jumat, 30 Januari 2026.
Baca juga: Marak Ancaman Siber, ICDX dan ICH Pastikan Penguatan Keamanan Informasi
Ia menambahkan, terdapat perubahan pola transaksi dibandingkan tahun sebelumnya. Pada 2024, transaksi didominasi kontrak GOLDUDMic yang mencerminkan tingginya minat terhadap kontrak emas mikro. Namun, pada 2025 dominasi beralih ke GOLDGR, menandai penguatan transaksi emas berbasis rupiah dan emas fisik domestik.
“Kinerja transaksi produk emas ICDX pada 2025 menegaskan arah penguatan pasar emas nasional, dengan fokus pada produk yang stabil, transparan, dan berorientasi pada kebutuhan pasar domestik,” lanjut Nursalam.
Sebagai informasi, GOLDUD merupakan kontrak gulir harian emas berbasis dolar AS dengan satuan 10 troy ons per lot, mengacu pada harga emas Loco London dengan tingkat kemurnian 99,99 persen.
Sementara itu, GOLDUDMic adalah versi mikro dari GOLDUD dengan ukuran 1/100 dari kontrak standar, sehingga lebih terjangkau bagi pelaku pasar namun tetap memberikan eksposur terhadap harga emas global.
Baca juga: Tren Kenaikan Harga Emas, Angin Segar bagi Bisnis Pergadaian
Adapun GOLDGR merupakan kontrak berjangka emas berbasis rupiah dengan spesifikasi 100 gram per lot. Emas yang dapat diserahkan harus memiliki kemurnian 99,99 persen serta nomor seri dan cap refiner yang telah disetujui dan terdaftar di ICDX. (*) Ari Astriawan
Poin Penting PPATK mengendus dugaan penyamaran omzet Rp12,49 triliun di sektor perdagangan tekstil dengan memanfaatkan… Read More
Poin Penting Pemerintah menegaskan kebijakan menaikkan free float dari 7,5 persen ke 15 persen tidak… Read More
Poin Penting Danantara menyatakan terbuka menjadi pemegang saham BEI jika proses demutualisasi terealisasi, sejalan praktik… Read More
Poin Penting Nilai ekspor produk halal Indonesia mencapai USD41,4 miliar, didominasi makanan dan minuman halal… Read More
Poin Penting IHSG ditutup menguat 1,18% ke level 8.329 pada perdagangan 30 Januari 2026 dengan… Read More
Poin Penting Melalui program TJSL Mandiri Sahabat Desa, Bank Mandiri mendukung pemerintah dalam percepatan penurunan… Read More