Categories: Market Update

Dibuka Naik Tipis, IHSG Rawan Profit Taking

Jakarta–Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka naik tipis 8,539 poin atau 0,19% ke level 4.613,765 pada perdagangan Kamis, 22 Oktober 2015. Sementara Indeks LQ45 juga dibuka naik tipis 2,190 poin atau 0,28% ke level 795,870.

Sentimen positif dari rencana pengumuman paket kebijakan pemerintah jilid V yang dijadwalkan hari ini jadi sentimen positif indeks pagi ini.

Kondisi tersebut mendorong antusias investor untuk tetap kembali melakukan aksi beli saham, meski tidak seramai hari-hari sebelumnya.

Kendati demikian, sentimen negatif dari pelemahan bursa AS semalam perlu diwaspadai. Hal ini beresiko menambah potensi munculnya aksi ambil untung yang dilakukan investor, mengingat indeks telah menguat cukup signifikan dalam beberapa hari terakhir.

Tim riset Samuel Sekuritas Indonesia sendiri mengungkapkan dari pasar komoditas, harga minyak melemah seiring kenaikan cadangan minyak atau inventori AS. Sementara itu, harga emas juga melemah menyusul kenaikan USD index.

“Hari ini, perlu diwaspadai potensi koreksi seiring pelemahan bursa AS semalam, menurunnya EIDO, dan melemahnya sejumlah bursa regional pagi ini. Bisa dicermati pula pengumuman paket kebijakan pemerintah jilid V yang dijadwalkan hari ini,” jelas tim riset Samuel Sekuritas. (*) Dwitya Putra

Paulus Yoga

Recent Posts

Kekerasan Debt Collector dan Jual Beli STNK Only Jadi Alarm Keras Industri Pembiayaan

Poin Penting Kekerasan debt collector dan maraknya jual beli kendaraan STNK only menggerus kepercayaan publik,… Read More

37 mins ago

OJK Wanti-wanti “Ormas Galbay” dan Jual Beli STNK Only Tekan Industri Pembiayaan

Poin Penting OJK menegaskan peran penagihan penting menjaga stabilitas industri pembiayaan, namun wajib diatur rinci,… Read More

1 hour ago

Sidak Industri Baja, Purbaya Kejar Potensi Tunggakan Pajak Rp500 Miliar

Poin Penting Menkeu Purbaya sidak dua perusahaan baja di Tangerang yang diduga menghindari pembayaran PPN… Read More

1 hour ago

Bank Mandiri Catat Pembiayaan Berkelanjutan Rp316 Triliun Sepanjang 2025

Poin Penting Pembiayaan berkelanjutan Bank Mandiri mencapai Rp316 triliun pada 2025, tumbuh 8% yoy, terdiri… Read More

2 hours ago

Pembiayaan Multifinance 2025 Lesu, OJK Ungkap Biang Keroknya

Poin Penting Aset industri pembiayaan 2025 terkontraksi 0,01 persen, dengan pertumbuhan piutang hanya 0,61 persen,… Read More

2 hours ago

Dilantik jadi Wamenkeu, Juda Agung Ungkap Arahan Prabowo

Poin Penting Juda Agung resmi dilantik sebagai Wakil Menteri Keuangan, menggantikan Thomas Djiwandono yang menjadi… Read More

2 hours ago