Jakarta–Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka naik tipis 5,79 poin atau 0,10 persen ke level 5.681,59 pada perdagangan Rabu, 3 Mei 2017. Sedangkan Indeks LQ45 juga naik tipis 1,45 poin atau 0,15 persen ke level 942,24.
Indeks naik tipis seiring belum maraknya sentimen positif yang muncul di pasar. Terlebih Indeks sempat mencapai rekor tertingginya tahun ini beberapa hari lalu.
Mengutip riset Samuel Sekuritas Indonesia, Indeks AS sendiri ditutup menguat pada perdagangan semalam, menjelang dimulainya meeting kebijakan moneter The Fed yang akan berlangsung selama dua hari ke depan.
The Fed diperkirakan tidak akan menaikkan suku bunga, akan tetapi para pelaku pasar menantikan hasil meeting tersebut yang akan berdampak pada keadaan ekonomi ke depannya.
Sementara itu, rilis laporan keuangan dari beberapa emiten juga mempengaruhi pergerakan bursa Wall Street. Mayoritas bursa Eropa juga ditutup menguat, seiring optimisme pasar terhadap pemilu di Prancis dan rilis laporan keuangan emiten.
Untuk IHSG walaupun masih akan diwarnai oleh reaksi pasar terhadap rilis data inflasi tahunan yang naik, namun hari ini IHSG masih berpeluang untuk menguat, seiring dengan penguatan bursa global.
Ruang penguatan rupiah masih terbuka, sejalan dengan tertekannya Dollar Index. Kemarin Rupiah ditutup menguat ke nilai tukar Rp13,312/USD. (*)
Editor: Paulus Yoga
Poin Penting Asbisindo Institute dan VOCASIA meluncurkan platform e-learning terintegrasi untuk memperkuat kapabilitas SDM perbankan… Read More
Poin Penting Penyelundupan BBM bersubsidi masih marak dan meresahkan masyarakat, terutama yang berhak menerima subsidi… Read More
Poin Penting Grab meluncurkan 13 fitur berbasis AI di acara GrabX untuk meningkatkan kenyamanan pengguna,… Read More
Poin Penting SIPF menyiapkan consultation paper untuk mendorong Lembaga Perlindungan Pemodal masuk dalam revisi UU… Read More
Poin Penting Ruang penurunan suku bunga makin sempit, BI fokus pada stabilitas di tengah ketidakpastian… Read More
Poin Penting Lo Kheng Hong terus mengakumulasi saham DILD dan GJTL sepanjang awal 2026 saat… Read More