Categories: Market Update

Dibuka Melonjak, IHSG Rawan Profit Taking

IHSG berhasil dibuka melonjak, seiring menguatnya bursa global. Dwitya Putra

Jakarta–Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka melonjak 47,071 poin atau 1,05% ke level 4.538,504 pada perdaganggan Jumat, 9 Oktober 2015. Sedangkan Indeks LQ45 melonjak 12,054 poin atau 1,57% ke level 780,608.

Penguatan bursa global kembali menjadi sentimen positif terhadap pergerakan IHSG pagi hari ini.

Tim riset Samuel Sekuritas Indonesia mengungkapkan, indeks AS sendiri semalam ditutup menguat di tengah kenaikan harga minyak dunia dan spekulasi atas kembali ditundanya kenaikan suku bunga The Fed pada keputusan meeting bulan ini.

Dari pasar Eropa, kemarin indeks utama juga ditutup naik ditengah laporan penurunan ekspor negara German, laporan penurunan earnings Deutsche Bank dan kelanjutan kasus Volkswagen.

Sementara harga minyak dunia kembali mengalami penguatan sedangkan harga emas cenderung melemah.

Melihat kondisi tersebut, tim riset Samuel Sekuritas Indonesia memperkirakan indeks akan cenderung mengalami akti take profit, di tengah penantian laporan data penjualan 2W dan 4W domestic, dan trade balance.

“Di sisi lain kenaikan nilai tukar Rupiah ke level Rp13.502 dari Rp13.887, berpotensi kembali mendorong optimisme sesaat pasar,” jelas tim riset perseroan. (*)

Paulus Yoga

Recent Posts

Dapat Restu Prabowo, Purbaya Mau Caplok dan Ubah PNM jadi Bank UMKM

Poin Penting Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengusulkan pengambilalihan PNM dari BPI Danantara untuk dijadikan… Read More

29 mins ago

Rawan Kejahatan Siber, CIMB Niaga Perkuat Keamanan OCTO Biz dengan Sistem Berlapis

Poin Penting Keamanan OCTO Biz diperkuat dengan sistem berlapis termasuk enkripsi data, autentikasi pengguna, dan… Read More

1 hour ago

Permudah Akses Investasi, KB Bank Syariah Hadirkan Deposito iB Online

Poin Penting KB Bank Syariah menghadirkan layanan deposito digital melalui aplikasi BISA Mobile untuk memperluas… Read More

2 hours ago

Purbaya Lapor APBN Tekor Rp240,1 Triliun di Kuartal I 2026

Poin Penting Defisit APBN kuartal I 2026 mencapai Rp240,1 triliun (0,93 persen PDB), lebih tinggi… Read More

2 hours ago

Banggar DPR Tolak Pemangkasan Subsidi BBM di Tengah Kenaikan Harga Minyak

Poin Penting: Ketua Banggar DPR menolak pengurangan subsidi BBM karena dinilai membebani masyarakat kecil. Penyesuaian… Read More

2 hours ago

Pemerintah Batasi Tiket Pesawat Naik 9-13 Persen, Gelontorkan Subsidi Rp2,6 T

Poin Penting Kenaikan tiket pesawat domestik dibatasi 9-13% untuk menjaga daya beli masyarakat di tengah… Read More

2 hours ago